Sabtu, 03 Apr 2021 11:20 WIB

Kriteria dan Cara Tokoh Agama Bisa Divaksin Corona di DKI

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Vaksinasi massal untuk pelaku UMKM digelar di Ciputra Artpreneur Museum, Jakarta, Kamis (1/4/2021). Sebanyak 1.500 pelaku UMKM menerima vaksin COVID-19 dosis pertama. Kriteria dan cara tokoh agama divaksin Corona di DKI. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Fasilitas kesehatan di DKI Jakarta membuka pelayanan vaksinasi Corona bagi tokoh atau penggiat agama. Ada kriteria tertentu bagi para penerimanya.

Bagi agama Islam, kriteria penerima vaksin Corona adalah ustadz, kyai, imam, ulama dan marbot. Sementara sasaran tokoh agama Kristen meliputi pendeta, majelis atau penatua dan koster.

Di agama Katolik, biarawan, biarawati, pastor, paroki, dewan paroki, koster, penyuluh agama, bisa mendapat vaksin Corona. Kemudian agama Hindhu, meliputi ekajati atau pinandita, dwijati atau pendeta, majelis agama, dan penyuluh agama.

Kriteria sasaran pemuka agama di Buddha termasuk sangha, pandita, penyuluh agama, dharmaduta. Terakhir, Konghuchu meliputi xue shi (pendeta), wen shi (guru agama), jiao sheng (penebar agama), zhang lao (tokoh sepuh).

Sebelum datang ke setiap fasilitas kesehatan setempat, wajib mengecek nama calon peserta vaksinasi yang bisa dikses di speadsheet Data Sasaran Tokoh Agama Provinsi DKI Jakarta (https://bit/ly/datasasarantokohagama).

Bagaimana jika nama belum terdaftar?

Jika nama calon peserta vaksinasi belum terdaftar, ada beberapa kontak yang bisa dihubungi untuk diusulkan pendataan penerima vaksinasi tokoh dan penggiat agama. Berikut kontak yang bisa dihubungi.

Agama Islam

Dewan Masjid Indonesia: 085216179700

Agama Kristen

Lembaga Aras masing-masing/Koordinator (PGPI): 0817173433

Agama Katolik

Keuskupan Agung Jakarta: 081380673608

Agama Buddha

Lembaga/Wihara masing-masing dan Pembimas Agama Buddha: 081337522443

Agama Hindu

Parisada Hindu Dharma Indonesia: 081811809722

"Sasaran tokoh agama dan penggiat agama yang sesuai kriteria akan ditambahkan sebagai data sasaran (penerima vaksin Corona) tokoh agama Provinsi DKI Jakarta," jelas Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam laman resminya.

Jika sudah tercantum, apa yang harus dilakukan?

Tokoh atau pemuka agama tinggal datang ke puskesmas/rumah sakit/tempat vaksinasi membawa sejumlah persyaratan administrasi seperti KTP, membawa surat keterangan dengan kop resmi dan berstempel basah dari organisasi keagamaan yang menyebutkan jabatan yang bersangkutan sesuai kriteria.

"Setelah divaksinasi, dilakukan penjadwalan vaksinasi dosis ke 2 kepada tokoh agama dan penggiat agama," tulis keterangan resmi Dinkes DKI.



Simak Video "Hasil Uji Coba Akhir Vaksin CureVac Kurang Ampuh Lawan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)