Jumat, 09 Apr 2021 13:00 WIB

Sunat Vs Tidak Sunat, dr Boyke Ungkap Pengaruhnya pada Kepuasan Seksual

Ardela Nabila - detikHealth
yellow banana and the hand in the white background Foto ilustrasi: iStock
Jakarta -

Berbagai anggapan dan mitos terkait sirkumsisi atau sunat sering kali beredar di masyarakat. Meski di Indonesia sunat biasanya dilakukan pada anak berusia 5-12 tahun, tak sedikit pula pria yang baru ingin menjalani sirkumsisi di usia dewasa.

Terdapat berbagai alasan mengapa pria menjalani sirkumsisi, mulai dari alasan keyakinan hingga alasan kebersihan atau kesehatan. Tak sedikit pula yang menjalani operasi pengangkatan kulup ini karena mendengar bahwa sunat dapat mempengaruhi kepuasan seksual saat bercinta.

Ternyata, disebutkan oleh pakar seks dr H Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS, sudah ada penelitian yang membahas terkait hal ini, yakni penelitian yang dilakukan oleh Masters and Johnson terhadap 70 pria yang terbagi menjadi pria yang telah disunat dan yang belum.

"Mula-mula yang meneliti mengenai efek terhadap seks itu adalah Masters and Johnson. Dia melakukan (penelitian terhadap) 35 pria yang disunat dan 35 pria yang masih mempunyai kulup dan tidak disunat," ujar dr Boyke, Kamis (8/4/2021).

Mitos yang mengatakan bahwa sirkumsisi dapat mendongkrak kepuasan seksual adalah berdasarkan anggapan bahwa pria yang belum disunat dan masih memiliki kulup sama saja seperti berhubungan seksual dengan menggunakan kondom.

"Di awal, asumsinya adalah bahwa pria-pria yang mempunyai prepucio (kulup), itu tentunya lebih kebal, tidak ejakulasi dini. Secara logika karena ada yang menghalangi, seperti istilahnya menggunakan kondom," katanya.

Namun ternyata, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Masters and Johnson tersebut, tidak ditemukan adanya perbedaan terhadap kepuasan seksual saat bercinta.

"Orang yang melakukan sirkumsisi dengan orang yang tidak melakukan sirkumsisi dalam kejadian angka ejakulasi dini itu sama aja. Kenapa bisa terjadi seperti itu? Ternyata, dari 35 subjek penelitian yang tidak disirkumsisi pada saat ereksi itu glans penisnya, bagian yang sensitif pada penis itu pada saat ereksi dia keluar. Sehingga, pada penelitian itu tidak ada perbedaan," jelas dr Boyke.



Simak Video "Sunat ala 'Bengkong' Betawi, Prosesnya Diklaim Cuma 2 Menit"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)