Senin, 12 Apr 2021 08:09 WIB

Wanita Ini Memiliki 1 Payudara Besar dan 1 Payudara Kecil, Kok Bisa?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Makanan untuk memperbesar payudara Idap Poland syndrome, wanita ini memiliki 1 payudara besar dan 1 payudara kecil. Foto: Getty Images/iStockphoto/Mananya Kaewthawee
Jakarta -

Rebecca tak jarang menjadi bahan olok teman-teman sepermainannya lantaran memiliki payudara 'besar', namun hanya 1 buah. Selama bertahun-tahun, ia hidup pertanyaan mengapa 1 buah payudaranya tak kunjung tumbuh?

"Saya pergi ke dokter pada usia 15 atau 16 tahun, dokter bilang kondisi saya normal, tidak perlu khawatir. Saya hanya mengalami keterlambatan pertumbuhan, saya belum benar-benar pubertas. Saya pikir saya akan bangun suatu hari dan secara ajaib memiliki 2 payudara," ujar Rebecca, dikutip dari Metro UK, Senin (12/4/2021).

Kini, wanita asal Inggris ini berusia 23 tahun. 1 payudara yang tumbuh berukuran cup D, sementara 1 yang lain berukuran cup A.

Berangkat dari pertanyaannya yang tak kunjung terjawab oleh dokter, Rebecca iseng 'Googling' soal kondisi payudara hanya tumbuh 1. Tak diduga, ia menemukan istilah Poland syndrome, kondisi di mana payudara hanya tumbuh 1 buah.

Poland syndrome adalah kondisi cacat lahir yang ditandai gangguan perkembangan otot dada. Memang seringkali, kelainan ini tak terdiagnosa oleh dokter.

Seorang dokter ahli bedah payudara menyarankan Rebecca untuk menjalani operasi penambahan payudara. Akan tetapi, Rebecca menolak. Menurutnya, kondisinya bukanlah suatu kerusakan yang perlu diatasi dengan perbaikan.

"Saya tidak menginginkan bedah payudara. Saya tidak ingin operasi. Saya ingin tahu lebih jelas mengapa saya mengalami kondisi ini. Saya tidak ingin mengubahnya. Saya ingin paham bagaimana saya bisa menjalani hidup dengan kondisi ini," imbuh Rebecca.

Setelah bertahun-tahun hidup dengan pertanyaan, ia memutuskan untuk belajar 'hidup' dengan 1 payudaranya.

Rebecca menyadari, ia pasti bukan satu-satunya wanita dengan kondisi ini di dunia. Maka itu, ia membuat sebuah akun YouTube sebagai tempatnya bercerita soal pengalamannya hidup dengan Poland syndrome.

"Jika saya membicarakannya, mereka akan tahu bahwa mereka bukan satu-satunya. Saya membuat video YouTube karena saya tidak ingin wanita-wanita lain merasa sendirian menjalaninya," ujarnya.



Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/vyp)