Selasa, 13 Apr 2021 12:31 WIB

Update Terkini 6 Kandidat Vaksin Merah Putih, Sudah Sampai Mana?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: iStock)
Jakarta -

Selain mendatangkan vaksin Corona dari luar negeri, Indonesia juga mengembangkan 'vaksin Merah Putih'. Ada 6 kandidat vaksin Merah Putih yang menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.

Menteri Riset dan Teknologi Indonesia/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, mendefinisikan vaksin Merah Putih sebagai pengembangan bibit vaksin dengan isolat virus yang beredar di Indonesia, oleh ilmuwan Indonesia, dan diproduksi di Indonesia.

Perkembangan terkini riset vaksin Merah Putih di 6 institusi yang terlibat adalah sebagai berikut.

1. Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman

Platform: Subunit Protein Rekombinan

Progres: Riset pengembangan dan persiapan uji hewan untuk proof of concept.

2. Universitas Airlangga (Unair)

Platform: Inactivated Virus dan Adenovirus

Progres: Preklinis, Persiapan Uji Klinis, Produksi Seed Vaccine

3. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Platform: Rekombinan

Progres: Transfeksi ke dalam sel mamalia dan karakterisasi protein

4. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Platform: Subunit Protein Rekombinan dan Adenovirus Vector

Progres: Purifikasi Protein Subunit dan Produksi Vector Adenovirus

5. Universitas Indonesia (UI)

Platform: DNA, mRNA, dan Virus Like Particles

Progres: Riset pengembangan dan persiapan uji hewan untuk proof of concept

6. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Platform: Subunit Protein Rekombinan

Progres: Pengembangan DNA sintetik ke vector prokariot dan sel mamalia.

Dari keenam kandidat vaksin merah putih, mana yang perkembangannya paling cepat? Prof Bambang menyebut ada dua pengembang yang tampak paling menjanjikan, yakni Eijkman dengan protein rekombinan ekspresi ragi (yeast) dan Unair dengan inactivated virus.

"Kami fokus kepada ekspresi yeast yang kemungkinan bibit vaksinnya bisa diberikan ke Bio Farma sekitar bulan Mei. Bulan depan, mudah-mudahan ini bisa terpenuhi," jelasnya.



Simak Video "Hasil Menjanjikan dari Uji Pre Klinik Vaksin Merah Putih Buatan Unair"
[Gambas:Video 20detik]
(up/naf)