Selasa, 13 Apr 2021 16:01 WIB

Terbaru! Ini Jarak Waktu Vaksin COVID-19 Dosis 1 dan 2 AstraZeneca Vs Sinovac

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Para Lansia menerima suntikan vaksin COVID-19 di Gedung Balai Besar Pelatihan Kesehatan, Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (24/3). Begini ekspresi para Lansia saat disuntik. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Sudah ada dua jenis vaksin Corona tiba di Indonesia. Selain Sinovac, vaksinasi AstraZeneca sudah dimulai di sejumlah wilayah khusus untuk pelayanan publik dan para lansia.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro menegaskan ada perubahan masa interval vaksin atau jarak waktu vaksin COVID-19 1 dan 2. Usai sebelumnya vaksin AstraZeneca diusulkan ITAGI interval vaksinnya 8 minggu, kini berapa lama jarak waktu vaksin COVID-19 1 dan 2 yang ditetapkan?

Vaksin AstraZeneca

dr Reisa menegaskan masa interval vaksin AstraZeneca ditetapkan 12 minggu. Hal ini untuk mempermudah pelaksanaan vaksinasi Corona yang sejauh ini diberikan pada petugas pelayanan publik dan lansia.

"Untuk AstraZeneca hasil kerja sama COVAX facility jaraknya adalah 12 minggu," beber dr Reisa dalam YouTube Sekretariat Presiden RI, Selasa (13/4/2021).

Vaksin Sinovac

Perubahan jarak waktu vaksin COVID-19 1 dan 2 Sinovac dari 14 hari menjadi 28 hari sudah berlangsung sejak pertengahan Maret lalu. Menurut dr Reisa, para ahli meyakini perubahan masa interval vaksin ini tak mengganggu imunitas yang timbul pasca divaksinasi.

"Para ahli menyatakan penyesuaian masa interval vaksin Corona ini masih bisa memberikan imunitas optimal kepada penerima vaksin," kata dr Reisa.

dr Reisa menegaskan, penyesuaian masa interval vaksin atau pemberian jarak waktu vaksin COVID-19 dosis 1 dan 2 juga mengacu pada penyesuaian penelitian ilmiah yang para pakar. Mempertimbangkan bagaimana antibodi pasca imunisasi bisa terbentuk maksimal.

"Virus, vaksin, dan pandemi ini memang baru bagi kita semua, maka dari itu penyesuaian tidak bisa terhindarkan, karena para ilmuwan kita masih terus mempelajari efektivitas vaksin untuk mencapai titik tertinggi," beber dr Reisa saat menjelaskan perubahan jarak waktu vaksin COVID-19 1 dan 2.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)