Selasa, 13 Apr 2021 17:30 WIB

Buka Puasa dengan Es Teh Manis, Boleh Nggak Sih? Ini Plus-minusnya

Ardela Nabila - detikHealth
Macro closeup of iced tea or soda with ice cubes and straw in glass Buka puasa dengan es teh manis, boleh nggak sih? (Foto: Getty Images/iStockphoto/)
Jakarta -

Mengonsumsi makanan atau minuman manis saat berbuka puasa memang dianjurkan guna mengembalikan energi pada tubuh. Salah satu menu andalan yang kerap dinikmati saat berbuka adalah teh manis.

Terlebih jika teh manis tersebut disajikan dengan es batu yang bisa membantu menghilangkan dahaga setelah berpuasa sepanjang hari. Tak heran jika banyak yang memilih es teh manis sebagai menu untuk berbuka puasa.

Sebenarnya, boleh tidak sih berbuka puasa dengan es teh manis?

Menurut Felicia Kartawidjaja, M.Sc, Manager of Nutrifood Research Center, minum es teh manis untuk berbuka puasa boleh dilakukan. Hanya saja, dengan jumlah yang terbatas dan tidak berlebihan.

"Berbuka dengan yang manis itu boleh, karena kan memang kita seharian sudah berpuasa kemudian perlu mengembalikan energi. Jadi boleh berbuka dengan yang manis, misalkan dalam hal ini es teh manis. Tapi perlu diingat, jumlahnya jangan berlebihan," kata Felicia dalam acara Virtual Media Gathering 2021, Jumat (9/4/2021).

Namun, alih-alih berbuka puasa dengan es teh manis, Felicia menyarankan untuk memilih menu berbuka yang lebih sehat, seperti buah-buahan.

Selain dapat mengembalikan energi, buah-buahan juga kaya akan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, sehingga nutrisi yang hilang saat berpuasa dapat kembali.

"Tapi, kalau misalkan mau menu bukanya yang lebih sehat, yang disarankan itu kurma. Karena kurma itu kan buah-buahan, kalau buah-buahan itu kaya akan nutrisinya, vitamin, dan mineral terus ada seratnya juga. Jadi bukan hanya manisnya, tetapi nutrisinya juga terpenuhi," lanjutnya.

Meski selama bulan Ramadhan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh menjadi lebih terkontrol, terlalu banyak mengonsumsi minuman manis seperti es teh manis justru dapat membuat berat badan menjadi naik. Sebab, gula mengandung tinggi kalori.

"Kemudian buah-buahan yang lain juga bisa. Jangan terlalu banyak manis-manis yang kayak es teh satu botol besar. Karena kita harus membatasi asupan gulanya. Kita perlu ingat gula itu tinggi kalori, tapi nutrisinya tidak banyak," tuturnya.



Simak Video "Rokok Elektrik Vs Rokok Konvensional, Mana yang Lebih Berbahaya?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)