Jumat, 16 Apr 2021 18:36 WIB

Dinkes DKI: Kasus Corona Jakarta Meningkat 2 Pekan Terakhir, Ini Datanya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan instruksi dan seruan terkait Natal dan tahun baru di Jakarta. Anies menyerukan agar perkantoran menerapkan kegiatan operasional maksimal pukul 19.00 WIB dengan kapasitas maksimal 50 persen. COVID-19 di Jakarta (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Sempat menunjukkan tren penurunan kasus COVID-19, kasus harian di ibu kota mulai mengalami kenaikan. Menurut Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, peningkatannya terjadi selama dua pekan terakhir.

"Kita sudah menurun drastis, tetapi seminggu dua minggu terakhir harian kita mulai terjadi peningkatan," kata Widyastuti dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 di YouTube, Jumat (16/4/2021).

Padahal sebelumnya, kata Widyastuti, DKI Jakarta telah berhasil menurunkan angka penambahan kasus Corona setelah mengalami puncak kasus tertinggi pada Januari-Februari 2021.

"Kita tingginya di bulan Januari-Februari 2021, di mana posisi kasus aktif kita saat itu pernah tertinggi di sekitar lebih 25.000," jelasnya.

"Saat ini kasus aktif kita ada di posisi 8.988, artinya sangat-sangat turun dibandingkan dulu," tambahnya.

Widyastuti pun mengaku kenaikan kasus ini beriringan dengan menurunnya kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan.

Menurut Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas COVID-19 Sonny Harmadi, tingkat kepatuhan warga DKI Jakarta dalam protokol kesehatan memang menurun selama sebulan terakhir, terutama dalam memakai masker.

"Di DKI Jakarta sebenarnya sudah di atas 85 persen kepatuhan memakai masker, sekarang angkanya 80-81 persen jadi ada penurunan sedikit dibandingkan satu bulan yang lalu," ujar Sonny dalam kesempatan yang sama.

Oleh karena itu, Sonny pun mengingatkan meski jumlah penambahan kasusnya menurun, bukan berarti kita bisa menjadi lengah dan abai terhadap COVID-19.

"Perlu diingat bahwa kita masih tetap dalam pandemi, bukan berarti kita jadi lengah. Apalagi di tengah dunia yang sedang mengalami gelombang ketiga," ucapnya.

Memang seperti apa data perkembangan kasus Corona DKI Jakarta dua pekan terakhir?

Dikutip dari laman covid19.go.id, berikut data perkembangan kasus COVID-19 di DKI Jakarta selama dua pekan terakhir per 15 April 2021.

  • 15 April: 1.330 kasus baru
  • 14 April: 661 kasus baru
  • 13 April: 828 kasus baru
  • 12 April: 692 kasus baru
  • 11 April: 1.031 kasus baru
  • 10 April: 977 kasus baru
  • 9 April: 1.013 kasus baru
  • 8 April: 1.239 kasus baru
  • 7 April: 862 kasus baru
  • 6 April: 487 kasus baru
  • 5 April: 523 kasus baru
  • 4 April: 736 kasus baru
  • 3 April: 1.098 kasus baru
  • 2 April: 1.240 kasus baru.


Simak Video "Dua Pria Alami Impotensi Usai Terserang COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/up)