Kamis, 22 Apr 2021 17:09 WIB

Menu Berbuka dan Sahur yang Wajib Dikonsumsi Pasien COVID-19, Apa Saja?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Gado-gado dan Ayam Panggang RM Kencana yang Betahan Lezatnya 58 Tahun Menu buka puasa yang disarankan untuk pasien COVID-19. (Foto ilustrasi: detikcom/Sudirman Wamad)
Jakarta -

Di bulan Ramadhan ini, semua umat Islam pasti melakukan ibadah puasa, begitu juga dengan para pasien COVID-19. Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr Ari Fahrial Syam, pasien COVID-19 tanpa gejala masih diperbolehkan untuk berpuasa.

"Kalau tanpa gejala berarti tidak ada gejala, silahkan berpuasa, tapi observasi, karena sekali lagi kita dalam kondisi observasi tidak ada gejala. Ketika kita berpuasa tiba-tiba naik suhu tubuhnya misal 37,5 derajat celcius saya rasa membatalkan puasa," jelas Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH dalam webinar beberapa waktu lalu.

Namun, para pasien COVID-19 tersebut harus tetap memperhatikan apa saja yang mereka konsumsi selama berpuasa. Tentunya diimbangi dengan asupan air putih yang cukup, agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Lalu, apa saja yang sebaiknya dikonsumsi pasien COVID-19 untuk berbuka puasa dan sahur?

"Untuk pasien COVID-19, tetap mengkonsumsi multivitamin dan konsumsi sayur-sayuran," kata Prof Ari.

Dikutip dari News18, berikut beberapa makanan yang wajib dikonsumsi pasien COVID-19 untuk sahur dan berbuka puasa.

1. Kalori

Makanan yang dikonsumsi pasien COVID-19 selama bulan puasa harus mengandung kalori yang cukup. Bisa dengan mengkonsumsi nasi, kentang, roti, pasta, biji-bijian, dan sereal.

2. Protein

Kebutuhan proteinnya juga harus tetap dipenuhi. Untuk itu, pasien COVID-19 bisa mengkonsumsi segala produk susu, produk kedelai, kacang-kacangan, ayam, telur, serta ikan.

3. Buah dan sayuran

Selain itu, buah dan sayuran juga harus tetap dikonsumsi. Bisa dengan mengkonsumsi apel, pisang, labu, hingga sayur-sayuran berdaun hijau.

4. Vitamin imunitas

Seperti yang dianjurkan Prof Ari, vitamin juga harus tetap dikonsumsi baik saat berbuka puasa maupun sahur. Vitamin ini bisa didapatkan dari minuman herbal seperti susu kunyit, teh hijau, teh herbal, dan lainnya.

5. Asupan cairan

Saat terinfeksi virus, tubuh bisa menjadi dehidrasi. Untuk itu, minumlah sebanyak 8-10 gelas air setiap hari. Bisa juga dengan mengkonsumsi kaldu, sup, dan minuman sehat lainnya.



Simak Video "Kupas Mitos Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)