Rabu, 28 Apr 2021 04:02 WIB

Alami Mual saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Yuviniar Ekawati - detikHealth
ilustrasi mual muntah Foto: iStock
Jakarta -

Saat menjalankan puasa tubuh seringkali tidak bertenaga, terasa lemas, bahkan mual-mual. Hal tersebut merupakan hal yang umum dan normal dialami banyak orang.

Namun, saat rasa mual menyerang hal itu terasa sangat mengganggu dan membuat was-was karena takut menyebabkan muntah sehingga membatalkan puasa. Sebenarnya, apa sih yang membuat tubuh alami mual-mual saat berpuasa?

Dikutip dari Healthline, mual-mual saat dapat disebabkan oleh penumpukan asam lambung atau kontraksi perut yang disebabkan oleh rasa lapar karena tidak makan.

Untuk membantu memecah makanan, perut menghasilkan asam klorida. Jika seseorang dalam keadaan perut kosong karena tidak makan dalam waktu lama, asam tersebut dapat menumpuk di perut dan berpotensi menyebabkan refluks asam dan mual.

Kondisi mual-mual juga dapat terjadi karena kurangnya waktu tidur, dikutip dari Healthline. Saat menjalankan puasa Ramadhan, beberapa orang mungkin mengalami perubahan pola tidur untuk menyesuaikan dengan waktu sahur sehingga dapat kekurangan waktu tidur.

Selain perut yang kosong dan kurang tidur, penyebab mual saat berpuasa lainnya adalah dehidrasi. Healthline menyebutkan, mual merupakan pertanda tubuh mengalami dehidrasi. Rasa mual itu juga akan diikuti dengan kondisi tubuh yang sangat lelah, pusing, atau bingung.

Menurut British Nutrition Foundation, kebanyakan orang akan mengalami dehidrasi ringan saat berpuasa Ramadhan. Dehidrasi ringan merupakan kondisi yang tidak berbahaya, namun jika mengalami gejala dehidrasi parah segera carilah pertolongan.

Cara Mengatasi Rasa Mual saat Puasa Ramadhan

Saat berpuasa tubuh tidak akan mendapatkan asupan makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam. Sehingga untuk mengatasi dan menghindarkan tubuh dari rasa mual adalah dengan memberikan nutrisi yang cukup dan tepat bagi tubuh, berikut ini daftarnya, dikutip dari British Nutrition Foundation.

1. Minuman seperti jus atau smoothie rendah gula
2. Sup kaldu dengan protein (lentil, kacang-kacangan) atau karbohidrat (nasi, pasta)
3. Makanan kaya protein, seperti ikan dan daging tanpa lemak
4. Makanan kering, seperti kurma, aprikot, dan kismis.



Simak Video "Kupas Mitos Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)