Kamis, 29 Apr 2021 14:43 WIB

Misterius, Wanita Ini Melahirkan Bayi 'Raksasa' Seukuran Balita

Vidya Pinandhita - detikHealth
Beautiful young women in the third trimester of pregnancy Pregnant woman holding arms in her stomach Expecting child concepts White background Ilustrasi ibu hamil. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tanaban chuenchay
Jakarta -

Amber Cumberland, wanita berusia 21 tahun baru asal Inggris baru saja melahirkan bayi perempuan seberat hampir 6 kilogram. Diduga, bayi bernama Emilia tersebut menjadi bayi terbesar kedua di Inggris, dengan rekor pertama dipegang oleh bayi kelahiran 2012 dengan berat 6,4 kilogram.

"Dokter mengira saya hamil anak kembar karena kandungannya begitu besar, walau kami hanya bisa melihat 1 bayi di ultrasound. Kami sering mendengar, kami percaya ada bayi lain yang bersembunyi di dalam kandungan," kata Amber, dikutip dari Metro UK, Kamis (29/4/2021).

Semasa hamil, perut besar Amber sering ditertawakan karena ukurannya tidak wajar. Misalnya, saat dia berada di tempat umum seperti supermarket.

Bahkan ketika bayinya baru dilahirkan, para dokter yang menangani tertawa. Para perawat sampai betah berlama-lama di rumah sakit karena ingin berfoto dengan Emily si bayi raksasa.

"Ketika bayinya keluar, wajah Scott (suami) pucat dan semua ahli bedah saling memandang sambil tertawa. Mereka menggendongnya pada saya dan berkata, selamat, kamu baru saja melahirkan balita," kata Amber.

"Kami sangat senang karena hanya ada 1 bayi dan dia sehat," lanjutnya.

Kehamilan Amber mendatangkan sederet komplikasi. Lantaran kandungannya amat besar, stretch mark di perut Amber rawan pecah jika Amber berdiri terlalu cepat. Menurut dokter, kehamilan Amber adalah kondisi terburuk yang pernah mereka tangani.

"Saya juga menderita sakit pinggul yang sangat parah. Saraf saya terkompresi di pinggul dan kaki karena bebannya. Saya bahkan tidak bisa membalik badan di tempat tidur tanpa bantuan Scott," imbuh Amber.

Saking besar bayinya, proses proses operasi caesar (C-Section), diperlukan 2 orang untuk mengangkat bayinya keluar dan 1 orang untuk menahan.

Setelah melahirkan pada 16 April lalu, Amber harus menjalani fisioterapi untuk membantu proses penyembuhan otot perutnya yang terbelah.

"Karena otot perut saya rusak, jahitannya tidak ada penyangga dan saya harus sangat berhati-hati," imbuh Amber.



Simak Video "Plasma Konvalesen Dapat Cegah Gawat Janin Pada Bumil Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)