Kamis, 29 Apr 2021 12:34 WIB

Alasan Wulan Guritno Sarankan Vaksin HPV Sebelum Aktif Berhubungan Intim

Vidya Pinandhita - detikHealth
Wulan Guritno saat ditemui di kawasan Kemang. Wulan Guritno sarankan vaksin HPV sebelum aktif berhubungan intim. Foto: Hanif Hawari/detikHOT
Topik Hangat Vaksin HPV
Jakarta -

Orang yang aktif berhubungan seks atau sexually active disebut paling berisiko terinfeksi human papilloma virus (HPV) penyebab kanker serviks.

Aktris Wulan Guritno menyayangkan, baru menerima vaksin HPV setelah berhubungan intim.

Padahal, vaksin ini disebut paling ampuh melindungi pada perempuan yang belum pernah berhubungan seksual.

"Aku melakukan suntik HPV itu setelah mempunyai anak, setelah berhubungan intim dan punya anak. Tapi tidak ada kata terlambat," ujarnya dalam diskusi daring tentang kanker serviks, Selasa (27/4/2021).

Ia menegaskan, mencegah lebih baik daripada mengobati. Meski terlambat divaksin, Wulan mengingatkan para perempuan untuk selalu menjaga diri, termasuk dari risiko kanker serviks.

Bercermin pada kesehariannya, olahraga rutin dan makan sehat telah menjadi gaya hidup.

"Yang bisa kita lakukan adalah melakukan yang terbaik untuk diri kita dengan belajar yang terbaik, berpendidikan yang terbaik, terus menjaga kesehatan kita, makan yang bagus, menjaga lifestyle. Itu yang bisa kita jaga untuk aset kita, rumah kita yaitu tubuh kita," bebernya.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr Maria Ratna Andijani, SpOG dari RS Siloam Kebon Jeruk membenarkan pandangan Wulan. Menurutnya, vaksin HPV memang bekerja paling efektif pada wanita yang belum pernah berhubungan intim karena kerja antibodi akan lebih baik.Pesan dokter untuk yang aktif secara seksual

Namun, wanita yang sudah berhubungan intim pun masih bisa mendapat manfaat vaksin HPV. Sebab selain melindungi diri sendiri, vaksin bisa mencegah penularan HPV pada anak dan pasangan seks.

Laki-laki yang terinfeksi HPV jenis tertentu bisa mengalami kanker penis. Namun kini, vaksin HPV sudah bisa diberikan juga pada remaja laki-laki.

"Semua orang baik laki-laki atau perempuan yang sudah sexually active itu mempunyai potensi untuk terkena virus HPV. Jadi di sini kita harus kembali menekankan kesadaran akan lifestyle yang sehat seperti single sexual partner atau jangan melakukan hubungan seksual dari usia dini," terang dr Maria.

"Kemudian lifestyle yang lain juga merokok, alkoholik itu juga akan menurunkan daya tahan atau imunitas tubuh sehingga virus gampang masuk atau bereplikasi di tubuh kita," lanjutnya.



Simak Video "TOP 5: Vaksin AstraZeneca Disetujui di RI, Aa Gym Ceraikan Teh Ninih"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)
Topik Hangat Vaksin HPV