Sabtu, 01 Mei 2021 09:02 WIB

Sudah Aktif Berhubungan Seksual? 4 Tes Kesehatan Ini Penting Dilakukan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi dokter kandungan Foto: Getty Images/iStockphoto/BongkarnThanyakij
Topik Hangat Vaksin HPV
Jakarta -

Jika Anda aktif secara seksual, menjalani tes kesehatan adalah salah satu hal terpenting yang penting dilakukan untuk melindungi kesehatan Anda.

Salah satu alasan pentingnya rutin melakukan tes kesehatan bagi yang sudah aktif secara seksual adalah untuk menghindari terjadinya infeksi menular seksual. Tes kesehatan ini penting dilakukan baik pada pria dan wanita.

Berikut pemeriksaan kesehatan yang penting dilakukan jika sudah aktif secara seksual dikutip detikcom dari berbagai sumber:

1. Vaksin HPV

Virus HPV dapat menyebabkan pria dan wanita mengembangkan kutil kelamin, atau beberapa jenis kanker. Virus ini biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Untuk itu penting bagi mereka yang telah aktif secara seksual mendapatkan vaksin HPV.

Meski vaksin HPV bekerja paling baik sebelum aktif secara seksual, namun pemberiannya tetap harus dilakukan bagi mereka yang telah aktif. Vaksin HPV menargetkan jenis HPV yang paling sering menyebabkan kanker serviks dan dapat menyebabkan beberapa kanker pada vulva, vagina, anus, dan orofaring.

2. Pap smear

Pap smear, juga disebut tes Pap, adalah prosedur untuk mendeteksi keberadaan kanker serviks pada wanita. Mendeteksi kanker serviks sejak dini dengan Pap smear memberi peluang lebih besar untuk sembuh.

Pap smear juga dapat mendeteksi perubahan pada sel serviks Anda yang menunjukkan bahwa kanker dapat berkembang di masa depan. Mendeteksi sel-sel abnormal ini secara dini dengan Pap smear adalah langkah pertama Anda dalam menghentikan kemungkinan perkembangan kanker serviks.

3. Hepatitis C

Meski tidak umum, hepatitis C dapat ditularkan melalui aktivitas seksual. Belum ada vaksin untuk hepatitis C. Cara terbaik untuk mencegah hepatitis C adalah dengan menghindari perilaku yang dapat menyebarkan penyakit, terutama berbagi jarum suntik.

CDC merekomendasikan tes hepatitis C satu kali untuk semua orang dewasa (18 tahun ke atas) dan wanita hamil.

4. VDRL

Tes laboratorium penelitian penyakit kelamin atau Veneral Disease Research Laboratory (VDRL) dirancang untuk menilai apakah Anda mengidap sifilis, penyakit infeksi menular seksual (IMS). Sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Bakteri ini menginfeksi dengan menembus ke dalam lapisan mulut atau area genital.

Sifilis adalah penyakit menular seksual yang dapat menimbulkan komplikasi yang sangat serius jika tidak ditangani, tetapi mudah disembuhkan dengan pengobatan yang tepat.



Simak Video " 5 Fakta Seputar Kebiri Kimia untuk Predator Seksual"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)
Topik Hangat Vaksin HPV