Jumat, 30 Apr 2021 10:24 WIB

Pro-Kontra

RI Tak Ikut-ikutan AS Lepas Masker Setelah Vaksin, Setuju Nggak?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
PSBB ketat di DKI Jakarta mulai diberlakukan hari ini. Kapasitas karyawan dalam gedung perkantoran baik pemerintah maupun swasta dibatasi maksimal hanya 25 persen. Ilustrasi pakai masker (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Baru-baru ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memperbarui pedoman. Bagi mereka yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin Corona, boleh melepas masker di kondisi tertentu.

Adapun kondisi yang dimaksud adalah saat tidak berkerumun, seperti saat berolahraga sendirian atau dengan anggota keluarga serumah. Boleh berkumpul, asalkan dengan teman dan keluarga yang sama-sama sudah divaksinasi Corona secara penuh di luar ruangan.

Makan bersama di luar ruangan dengan teman dan anggota keluarga juga diperbolehkan CDC jika sudah mendapat vaksinasi Corona dengan dosis kedua. Namun, para pakar termasuk pemerintah menilai kebijakan ini tak tepat diterapkan di Indonesia.

"Kita menghormati panduan yang dikeluarkan CDC Amerika. Namun demikian perlu diingat kondisi di Indonesia berbeda dengan kondisi di Amerika," kata juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers Kamis (29/4/2021).

Wiku menyebut pemerintah belum bisa memastikan masyarakat aman 100 persen dari Corona usai mendapat vaksin COVID-19. Maka dari itu, protokol kesehatan tetap perlu diperketat meski sudah divaksinasi.

Kalau kamu, di tim mana? Setuju sama aturan CDC lepas masker di waktu tertentu saat sudah vaksinasi? Atau memang belum waktunya lepas masker?

Tulis pendapat di kolom komentar ya.



Simak Video "Hasil Uji Coba Akhir Vaksin CureVac Kurang Ampuh Lawan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)