Jumat, 30 Apr 2021 10:42 WIB

BPOM Beri Izin Darurat Vaksin Corona Sinopharm, Efikasi 78 Persen

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Berisiko Picu Kanker, 67 Batch Obat Asam Lambung Ranitidin Ditarik BPOM. Kepala BPOM Penny K Lukito Kepala BPOM Penny K LUkito. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikHealth)
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin Corona buatan China National Pharmaceutical Group atau vaksin Sinopharm. Vaksin ini rencananya akan digunakan dalam program vaksinasi gotong royong yang didistribusi oleh Kimia Farma.

"EUA 2159000143A2 untuk vaksin dengan kemasan 1 vial berisi 0,5 ml. Indikasi yang disetujui adalah untuk membentuk antibodi untuk mencegah covid-19 pada orang dewasa di atas 18 tahun dengan pemberian dosis pada durasi 21-28 hari," kata Kepala BPOM Penny K Lukito, dalam konferensi pers, Jumat (30/4/2021).

Lebih lanjut, disebutkan efikasi vaksin Sinopharm sebesar 78 persen yang ditemukan dalam uji klinis fase 3 di Uni Emirat Arab dengan 42 ribu subjek peneliti.Penny mengatakan vaksin Corona Sinopharm akan tiba siang ini dan siap digunakan karena telah mengantongi izin EUA.

Adapun pengukuran imunogenitas setelah 14 hari pemberian dosis kedua memiliki netralitas 99,52 persen pada dewasa dan 100 persen pada lansia.

"Berdasarkan hasil eval terhadap data yang kami terima dapat disimpulkan bahwa pemberian vaksin Sinopharm 2 dosis dengan selang pemberian 21-28 hari menunjukkan profil keamanan yang dapat ditoleransi dgn baik," papar Penny.



Simak Video "Fakta-fakta yang Harus Kamu Tahu Tentang Vaksin Sinopharm"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)