Senin, 03 Mei 2021 22:12 WIB

Round Up

Sindrom Langka Guillain Barre di Balik Lumpuhnya Guru Susan Usai Vaksin Corona

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta -

Seorang guru di Sukabumi, Susan, mengalami kelumpuhan sehabis menerima vaksinasi COVID-19. Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) menyebut Guru Susan mengidap sindrom langka Guillain Barre Syndrome (GBS).

Sindrom langka yang menyerang saraf ini menyebabkan otot-otot di tubuh melemah, bahkan hingga lumpuh. Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi banyak kasus dikaitkan dengan infeksi virus maupun bakteri.

Beberapa fakta yang terangkum adalah sebagai berikut.

Berkaitan dengan vaksin?

Komnas KIPI menyatakan, tidak ada cukup bukti untuk mengaitkan Guillain Barre Syndrome yang diidap Guru Susan dengan vaksinasi COVID-19. Sindrom ini juga beberapa kali ditemukan dalam penelitian vaksin, termasuk vaksin flu maupun COVID-19, namun peluangnya tidak berbeda secara signifikan dibandingkan yang tidak divaksin.

Imbauan Kemenkes

Perwakilan Komda KIPI Jabar Rodman Tarigan mengaku sulit mengetahui riwayat GBS yang diidap Guru Susan melalui screening. Tidak adanya gejala yang muncul secara langsung menjadi kendala utamanya.

"Dia datang dalam kondisi sehat, tapi sudah terpapar oleh sesuatu, inflamasi yang ternyata setelah divaksinasi muncul kondisi tersebut," jelasnya.

Sementara itu Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan Guillain-Barre Syndrome disebabkan oleh virus lain dan bukan karena vaksinasi COVID-19. Karenanya, ia mengimbau untuk tidak cemas berlebihan.

"Ini sudah berbeda perjalanan penyakitnya," kata dr Nadia.

(up/up)