Rabu, 05 Mei 2021 15:52 WIB

2 Wilayah Jabar Masuk Zona Merah Lagi, Ridwan Kamil Tuding Kerumunan Mudik

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Volume pemudik di Terminal Bayangan Lebak Bulus, Jakarta, cenderung menurun. Hal ini karena adanya larangan mudik 6-17 Mei 2021. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Berdasarkan data yang dihimpun Satgas COVID-19 per 2 Mei 2021, jumlah wilayah zona merah di Indonesia mengalami penurunan. Dari 19 wilayah, kini menurun menjadi 14 wilayah.

Dari data tersebut, dua wilayah di Pulau Jawa kembali masuk ke dalam zona merah, yaitu Jawa Tengah dan Jawa Barat. Jawa Tengah terdiri dari Semarang dan Kota Salatiga, sementara Jawa Barat yaitu Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya.

Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengkonfirmasi bahwa kasus di Jawa Barat memang mengalami peningkatan, sehingga masuk lagi ke dalam wilayah zona merah. Ini baru terjadi lagi sejak Maret lalu.

"Setuju ada peningkatan, saya was-was juga. Sudah dari bulan Maret kita (Jawa Barat) nggak ada zona merah, minggu ini ada zona merah dua," kata Emil dalam konferensi pers Rabu (5/4/2021).

Emil juga membeberkan kemungkinan alasan yang menjadi penyebab masuknya Jawa Barat ke dalam zona merah lagi. Salah satunya adalah karena kerumunan mudik.

"Jadi, saya duga pasti akibat kerumunan-kerumunan mudik yang sudah curi-curi start," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan masih ada sekitar 400 ribuan pemudik yang harus diwaspadai di wilayah-wilayah Jawa Barat. Untuk mengantisipasinya, ia mengungkapkan telah menyiapkan 158 titik penyekatan termasuk ke jalan tikus.

Selain itu, pihaknya juga sudah mempersiapkan untuk melakukan razia pemudik yang masih curi-curi start dan melakukan pengetesan dengan tes swab antigen.

"Kita sudah mulai bekerja dari beberapa hari lalu, mempersiapkan segala teknis razia dan pengetesan dengan tes antigen di rest area di titik-titik tertentu," pungkasnya.



Simak Video "Satgas Ingatkan Mudik Tahun Lalu Kasus COVID-19 Naik hingga 93%"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)