Jumat, 07 Mei 2021 16:03 WIB

Ini Lho Waktu yang Tepat untuk Makan Berat saat Berbuka Puasa

Ayunda Septiani - detikHealth
top view muslim family enjoy the iftar meal dinner together in dining room Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Banyak masyarakat terbiasa langsung makan berat saat berbuka puasa. Makan berat yang dimaksud adalah langsung menyantap nasi beserta lauk pauknya.

Menurut dokter gizi Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr Fiastuti Witjaksono, SpGK, pada dasarnya masyarakat tidak masalah jika berbuka puasa dengan makanan berat. Hal ini pun menjadi kebiasaan masing-masing orang.

"Kalau saluran cernanya terbiasa dan tidak ada ada keluhan apa-apa yang ya nggak apa-apa, silahkan. Tetapi kalau saluran cernanya terganggu, kita makan tidak terlalu berat dulu," ungkap dr Fiastuti saat dihubungi detikcom, beberapa waktu lalu.

dr Fiastuti pun menganjurkan untuk memakan makanan ringan terlebih dahulu saat berbuka puasa. Ia menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang manis dan tidak terlalu berat.

"Kalau saya sih menganjurkan, karena kita sudah 14 jam tidak terisi makanan, sebaiknya makanan kecil dulu. Makanan manis yang penting mengganti kadar glukosa darah," tambahnya.

Idealnya, ia menyebut waktu yang tepat untuk makan berat saat berbuka puasa sebaiknya berjarak 30 menit sampai 45 menit. Makanan berat saat puasa bagi sebagian orang yang tidak terbiasa dapat menyebabkan masalah pada sistem pencernaan seperti rasa ingin muntah, dan seperti sembelit.

"Kalau ditanya berapa jam? biasanya kita ga lama-lama. Habis salat magrib, baru abis itu makan. Ya mungkin setengah jam sampai 45 menit," kata dr Fiastuti.

"Karena kalau kita langsung isi makanan berat terus baru salat magrib, kan nggak enak juga kalau perut penuh terus kita salat. Mungkin kaya mau muntah gitu kan, nah maksudnya supaya hal ini tidak terjadi," tutupnya.



Simak Video "KuTips: Cara Bedakan Masker Bedah Asli vs Palsu!"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)