Sabtu, 08 Mei 2021 20:00 WIB

Gejala dan Penyebab Limfoma Hodgkin, Penyakit yang Diidap Suami Tasya Kamila

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Tasya Kamila dan Randi Bachtiar saat ditemui di kawasan Brawijaya. Randi Bachtiar dan Tasya Kamila. (Foto: Noel/detikFoto)
Jakarta -

Randi Bachtiar, suami dari Tasya Kamila, mengidap kanker kelenjar getah bening atau hodgkin lymphoma stadium dua. Saat ini, Randi masih menjalani radioterapi yang diharapkan menjadi fase pengobatan terakhir untuk penyakit yang diidapnya.

Randi pun mengaku kaget saat didiagnosis mengidap penyakit tersebut. Namun, dirinya mulai berjuang agar bisa sembuh dari penyakit limfoma hodgkin yang diidapnya.

"Saat ini gw sedang berikhtiar dan berjuang melawan kanker [kelenjar] getah bening (Lymphoma Hodgkin), salah satu jenis kanker yang insya Allah bisa diobati dan disembuhkan," ujar Randi Bachtiar dalam postingan di Instagram milik Tasya Kamila.

Limfoma hodgkin ini membuat sel-sel dalam sistem limfatik tumbuh secara tidak normal dan bisa menyebar. Akibatnya, limfoma akan kehilangan fungsinya untuk melawan infeksi. Sehingga pengidap limfoma hodgkin ini akan rentan terhadap infeksi.

Apa penyebabnya?

Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab dari limfoma hodgkin ini masih belum diketahui pasti. Tetapi, ini dimulai saat sel yang bertugas melawan infeksi (limfosit) mengembangkan mutasi genetik.

Mutasi ini akan mendorong sel untuk berkembang biak dengan cepat, yang menyebabkan banyak sel yang tumbuh tidak normal dan menumpuk di sistem limfatik. Akibatnya, sel-sel yang sehat akan keluar dari sistem limfatik fa menyebabkan gejala limfoma hodgkin muncul.

Seperti apa gejalanya?

Gejala yang paling umum adalah terjadi pembengkakan kelenjar getah bening yang tidak nyeri di leher, ketiak, atau selangkangan dan sering merasa kelelahan. Namun, ada beberapa gejala yang juga bisa muncul saat seseorang mengidap penyakit ini, seperti:

  • Demam
  • Berkeringat di malam hari
  • Penurunan berat badan
  • Muncul rasa gatal yang parah


Simak Video "Mikro Lockdown, Strategi Kemenkes Tekan Laju Lonjakan Covid-19 "
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)