Minggu, 09 Mei 2021 04:00 WIB

Bau Miss V Normal atau Tidak? Begini Bedanya Menurut Dokter

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
ilustrasi vagina Bau Miss V (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Normalnya, Miss V memang tidak mungkin mengeluarkan aroma yang wangi semerbak. Ada bau khas yang mungkin dianggap tidak sedap oleh sebagian orang, adalah hal yang normal karena pengaruh mikroba yang ada.

Tetapi bukan berarti semua bau yang keluar dari Miss V bisa dianggap normal. Bau tertentu bisa mengindikasikan adanya masalah dan harus dikonsultasikan ke dokter.

Dokter spesialis kulit dan kelamin dari Klinik Pramudia, dr Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, juga mengatakan pada dasarnya vagina yang normal itu tidak memiliki bau. Jika ada bau yang menyengat atau aneh, bisa jadi disebabkan jamur atau mikroorganisme yang ada di vagina.

"Jamur yang sering ada di vagina yaitu candida albicans yang menyebabkan penyakit kandidiasis dan akan mengeluarkan lendir atau menimbulkan bau yang amis," kata dr Anthony saat dihubungi detikcom, Kamis (6/5/2021).

"Selain bau yang agak amis, biasanya mengeluarkan cairan berwarna putih, kental, kehijauan, atau putih menggumpal seperti susu basi. Tapi, saya rasa itu hal yang normal dan wajar terjadi pada vagina," jelasnya.

Sebelumnya, dokter spesialis kulit dan kelamin Dr dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK(K), FINSDV, FAADV, dari DNI Skin Centre, mengatakan bau vagina dikatakan normal jika tidak ada gejala keputihan yang tidak sehat. Bau yang menyengat dan amis, itu bisa menandakan adanya infeksi akibat jamur, bakteri, atau parasit.

Sedangkan menurut dr Anthony, bau-bau yang tidak biasa pada vagina sebaiknya diperiksakan ke dokter agar bisa segera diatasi.



Simak Video "Bukan Tren, Peremajaan Miss V Itu Kebutuhan!"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)