Kamis, 13 Mei 2021 20:54 WIB

Heboh Perekaman Diam-diam Saat Mandi di Hotel Bobobox, Termasuk Voyeurisme?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Bobobox, startup pengelola jaringan hotel kapsul berinovasi di tengah gempuran pandemi COVID-19. Bobobox menghadirkan dua lokasi penginapan baru yang didukung Internet of Things (IoT). Foto: Bobobox
Jakarta -

Viral di media sosial Twitter soal cerita seseorang yang direkam secara diam-diam di hotel Bobobox kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (12/5/2021). Korban dari perekaman tersebut menjelaskan kronologi kejadian yang dialaminya.

Saat itu, dia sedang mandi di kamar mandi hotel bertipe shared bathroom alias kamar mandi dalam satu ruangan, tetapi memiliki banyak bilik. Saat mandi, ia menyadari tangan yang menyodorkan ponsel tengah merekam dirinya, dari satu lubang di sudut dinding.

Dalam beberapa kasus, orang yang suka mengintip erat dikaitkan dengan voyeurisme, apa itu?

Dikutip dari Healthline, voyeurisme adalah seseorang yang suka mengintip atau mengamati orang lain yang tengah membuka pakaian, telanjang, atau melakukan aktivitas seksual tanpa diketahui yang bersangkutan.

Orang yang suka mengintip ini disebut dengan voyeur atau si pengintip. Biasanya, si pengintip akan bersembunyi sampai orang yang mereka amati tidak mengetahuinya.

Si pengintip biasanya mengamati orang di tempat-tempat yang dianggap bisa menjaga privasi, seperti rumah, kamar mandi, atau area lainnya.

Namun, voyeurisme ini bisa berkembang menjadi gangguan paraphilic yang dikenal dengan gangguan voyeuristik. Gangguan paraphilic ini melibatkan fantasi atau dorongan seksual yang menyebabkan stres.

Bagaimana sebenarnya ciri-ciri pengidap voyeurisme?


Gangguan voyeurisme membutuhkan diagnosis dari pakar kesehatan mental. Mereka akan mencari hal-hal tertentu sebelum membuat diagnosis, seperti berikut.

- Seseorang umumnya memiliki keinginan yang berulang dan kuat untuk menonton orang termasuk mereka yang telanjang, melepas pakaian, atau terlibat dalam perilaku seksual

- Mereka mengalami keinginan ini selama lebih dari enam bulan dan merasa bahwa keinginan ini mengganggu aktivitas sosial.



Simak Video "WHO Buka Suara Terkait Amukan Covid-19 di Inggris"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)