Minggu, 16 Mei 2021 06:51 WIB

Round Up

Temuan Terbaru Komnas KIPI Soal Pria DKI Meninggal Usai Vaksin Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Program vaksinasi COVID-19 di Jakarta sasar warga di permukiman padat penduduk. Warga di Tanjung Priok dan Sunter Agung pun disuntik vaksin Corona dosis pertama Ilustrasi vaksinasi (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Kemungkinan adanya kaitan antara kematian pria di Jakarta Timur dengan vaksin Corona yang digunakan tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Demikian temuan terbaru Komnas KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

Pria bernama Trio Fauqi Firdaus meninggal baru-baru ini setelah mendapat suntikan vaksin AstraZeneca. Menurut Komnas KIPI, berdasarkan penelusuran sementara, riwayat kesehatan bukan menjadi penyebab kematian.

"Sudah keluar (investigasi dengan dokter yang bersangkutan) tapi karena rekam medik ini kan nggak boleh disebutkan, cuma tidak terkait dengan penyebab meninggal yang bersangkutan," kata Ketua Komnas KIPI, Prof Dr Hindra Hingky Irawan Satari, kepada detikcom, Sabtu (15/5/2021).

Kepastian penyebab meninggalnya pria tersebut, menurut Prof Hindra tidak mudah untuk diungkap karena yang bersangkutan meninggal saat tiba di rumah sakit. Untuk memastikan, dibutuhkan autopsi.

Menurut Prof Hindra, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) saat ini melakukan uji sterilitas terhadap vaksin Corona yang digunakan untuk memastikan ada tidaknya kontaminasi zat berbahaya.

"Kita buktikan, nanti dari lab diharapkan steril tidak tercemar zat-zat berbahaya," kata Prof Hindra.

Meski demikian, Prof Hindra menegaskan bahwa rasio manfaat lebih besar dibanding risiko vaksinasi.



Simak Video "BPOM Pastikan AstraZeneca Batch CTMAV547 Aman Digunakan Kembali"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)