Selasa, 18 Mei 2021 14:02 WIB

Pascalebaran, DKI Jakarta Siap-siap Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19

Firdaus Anwar - detikHealth
Sejumlah tenaga kesehatan berjalan menuju ruang perawatan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC), Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu (5/5/2021). Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet, Letkol Laut (K) Muhammad Arifin mengatakan tidak akan mengurangi jumlah tenaga kesehatan selama masa Lebaran 2021, hal tersebut untuk mengantisipasi kenaikan kasus COVID-19 dari masyarakat yang tetap melakukan mudik meski adanya larangan pemerintah sama seperti periode tahun lalu. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj. Foto ilustrasi: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Jakarta -

Meski sudah ada larangan mudik, nyatanya sebagian warga masih bepergian di momen lebaran 2021. Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengaku sudah mulai bersiap-siap mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19.

Kepala Dinkes DKI Jakarta Widyastuti menjelaskan pihaknya memantau dan mewaspadai kasus COVID-19 klaster mudik. Ia mengimbau agar pihak RT, RW, serta kader memberi informasi siapa saja yang bepergian karena sebagian besar warga menggunakan mobil pribadi.

DKI Jakarta juga telah menyiapkan 6.633 tempat tidur isolasi dan 1.007 fasilitas ICU per tanggal 17 Mei. Kondisinya saat ini tempat tidur isolasi telah terisi 1.724 atau 26 persen dan ICU telah terisi 338 atau 34 persen.

"Meskipun pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk tidak mudik dan melakukan penyekatan, tapi kami tetap mewaspadai adanya potensi klaster hasil dari bepergian ini," kata Widyastuti dalam keterangan pers yang dikutip pada Selasa (18/5/2021).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, berdasarkan data yang tercatat sejak 6 hingga 15 Mei 2021, sudah lebih dari 2,6 juta orang di Jakarta meninggalkan Ibu Kota. Sedangkan warga yang masuk ke Jakarta dalam rentang waktu yang sama sebanyak 2,2 juta orang.

"Kita berdoa berusaha terus agar masa libur Idul Fitri ini tidak menimbulkan peningkatan atau lonjakan COVID di Jakarta," kata Riza.



Simak Video "Dinkes Sebut Kenaikan Kasus COVID-19 DKI Seperti De Javu"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)