ADVERTISEMENT

Jumat, 21 Mei 2021 07:33 WIB

Serangan Penyakit Jamur Hitam Makin Parah, India Mulai Kewalahan

Ayunda Septiani - detikHealth
Jakarta -

Bangsal rumah sakit khusus akan didirikan di ibu kota India, New Delhi, untuk mengatasi penyakit jamur hitam yang terus menyebar negara tersebut.

Rencana tersebut disampaikan pihak berwenang pada Kamis (20/5/2021), ketika kasus jamur hitam melonjak di antara para pasien virus Corona India.

Mereka menyebutkan, kasus jamur hitam yang nama medisnya Mucormycosis atau Mukormikosis sekarang berjumlah ribuan kasus.

Kemudian beberapa dokter mengungkapkan, tingginya penggunaan steroid untuk mengobat COVID-19 di India menyebabkan lonjakan kasus jamur hitam.

Dikutip dari laman France24, kaus jamur hitam India setidaknya telah merenggut nyawa lebih dari 50 persen penderitanya dalam beberapa hari.

Dalam beberapa kasus, mata dan rahang atas pasien diangkat oleh dokter bedah untuk menghentikan penyebaran infeksi.

Kepala Menteri New Delhi Arvind Kejriwal mengatakan, bangsal khusus ini akan didirikan di tiga rumah sakit untuk menangani peningkatan jumlah kasus jamur hitam India.

Dia juga berjanji untuk terus memastikan semua pasien mendapatkan obat-obatan yang dibutuhkan. India sekarang sedang kekurangan obat anti-jamur tersebut.

Ada lebih dari 200 pasien jamur hitam di rumah sakit New Delhi dan puluhan orang di daftar tunggu mendapat tempat tidur.

Media sosial juga dibanjiri permintaan dari kerabat penderita Mucormycosis yang memohon bantuan untuk mendapat obat-obatan.

Negara bagian Rajasthan dan Telangana mengumumkan jamur hitam sebagai epidemi, sedangkan di negara bagian Maharashtra ada lebih dari 2.000 kasus.

Otoritas India belum memberikan angka kematian pasien mukormikosis sejak tsunami COVID-19 enam minggu lalu.

Jamur hitam disebabkan oleh organisme yang disebut mucormycosis yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan atau luka di kulit.

Mucormycosis secara alami ada di tanah dan bahan organik yang membusuk, tetapi begitu berada di dalam tubuh manusia, penyakit ini dapat menginfeksi kantong udara di belakang dahi, hidung, tulang pipi, dan di antara mata dan gigi.

Beberapa dokter mengatakan, terjadi kepanikan penggunaan steroid untuk mengobati COVID-19 India yang berdampak pada penyebaran jamur hitam.

Pasien virus Corona dengan diabetes dan sistem kekebalan yang lemah juga sangat rentan terkena jamur hitam.

(ayd/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT