Jumat, 21 Mei 2021 08:29 WIB

Round up

Terungkap! Daftar Penyebab 30 Kasus Meninggal Usai Vaksin COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jakarta -

Komnas KIPI membeberkan detail kasus meninggal usai terima vaksin Corona baik Sinovac maupun AstraZeneca. Hampir semuanya dengan diagnosis penyakit penyerta.

Pada vaksin Sinovac, ada 211 KIPI serius, 27 di antaranya meninggal. Sementara untuk vaksin AstraZeneca, tercatat tiga penerimanya meninggal.

Rincian keduapuluh tujuh kasus meninggal usai Sinovac adalah sebagai berikut.

  • 10 orang karena terinfeksi COVID-19
  • 14 orang karena penyakit jantung dan pembuluh darah
  • 1 orang karena gangguan fungsi ginjal secara mendadak
  • 2 orang diabetes melitus, dan hipertensi yang tidak terkontrol.

Untuk vaksin AstraZeneca, sejauh ini tercatat tiga kasus meninggal dengan diagnosis sebagai berikut:

  • 1 orang karena radang paru
  • 1 orang karena terinfeksi COVID-19
  • 1 orang dead on arrival (DOA), masih dilakukan pendalaman/autopsi lanjutan untuk memastikan penyebab.

Ketua Komnas KIPI Prof Hindra Irawan Satari mengatakan mereka yang meninggal setelah vaksinasi diyakini tak terkait vaksin COVID-19.

"Kenapa kami bisa membuat diagnosis itu, karena datanya lengkap, diperiksa, dirawat, dirontgen, di CT-Scan, di-lab, jadi dapat diagnosisnya, jadi semuanya tertangani," kata Prof Hindra saat rapat kerja bersama DPR Komisi IX, Kamis (20//2021).

Prof Hindra juga menyampaikan hingga 16 Mei, tercatat ada 229 laporan KIPI serius. Sedangkan untuk KIPI non serius ada 10.628 kasus dengan 9.738 setelah vaksinasi Sinovac dan 889 setelah menerima vaksin AstraZeneca.

"Non serius itu demam, mual, muntah, pusing, nyeri, hingga sakit kepala," bebernya.

(kna/up)