Senin, 24 Mei 2021 21:42 WIB

Yakin Asupan Nutrisi Sudah Seimbang? Cek di Sini

dr Alfina Rizky Rahmina Dalimunthe - detikHealth
Pandemi COVID-19 berdampak cukup besar di sektor ekonomi. Tak sedikit warteg yang terancam tutup akibat omzet anjlok hingga harga bahan pokok naik. Ilustrasi asupan nutrisi (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Asupan gizi yang seimbang akan sangat mempengaruhi kesehatan dan imunitas tubuh. Kekurangan gizi dapat berdampak buruk pada pertumbuhan, terutama pada balita yang dapat menyebabkan gizi buruk atau stunting. Demikian pula kelebihan gizi tak seimbang dapat menyebabkan masalah obesitas, yang sudah cenderung meningkat di kelompok usia produktif. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran akan gizi sangat diperlukan untuk membangun individu dan masyarakat yang sehat dan prima.

Kesadaran akan gizi seimbang dapat dimulai dari pengetahuan akan kandungan nutrisi yang dikonsumsi dalam tiap porsi makanan. Sebagai contoh, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan konsep makan dengan gizi seimbang yang dikenal dengan 'isi piringku', di mana setengah dari porsi makanan diisi dengan buah atau sayuran, dan sisanya adalah makanan pokok dan lauk pauk. Selain kandungan gizi, cara penyajian juga berpengaruh terhadap kandungan zat gizi dalam makanan yang kita konsumsi.

Berikut adalah beberapa saran tentang penerapan keragaman makanan setiap isi piring anda dan cara olahan yang benar:

1. Batasi konsumsi karbohidrat Anda

Mengutip 'Isi Piringku' Kemenkes, dianjurkan untuk membatasi konsumsi karbohidrat menjadi 150 gram (tiga centong) nasi, atau 300 gram (tiga buah) kentang ukuran sedang, per sekali makan. Konsumsi karbohidrat yang berlebihan dapat meningkatkan lemak tidak sehat (trigliserida) pada tubuh.

2. Ganti sumber karbohidrat Anda menjadi karbohidrat kompleks

Ubi jalar, beras merah, dan kentang (dengan kulitnya) merupakan contoh sumber karbohidrat kompleks, yaitu makanan yang tidak hanya mengandung karbohidrat, tetapi juga vitamin, mineral, dan serat pangan. Dengan mengkonsumsi karbohidrat kompleks, tubuh akan mendapatkan lebih banyak variasi nutrisi dan serat sehingga anda akan merasa kenyang lebih lama.

3. Konsumsi lauk pauk dengan kandungan protein

Sumber protein terbaik dapat diperoleh dari ikan, ayam tanpa kulit, atau daging merah tanpa lemak. Untuk protein dari sumber nabati, kacang-kacangan dapat menjadi sajian utama, dimana kacang-kacangan juga mengandung lemak baik yang dibutuhkan oleh tubuh.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Asupan Gizi yang Perlu Diperhatikan Saat Terpapar Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]