Rabu, 26 Mei 2021 10:05 WIB

Tabung Oksigen Kotor Diduga Pemicu Munculnya 'Jamur Hitam' di India

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
JORIA, INDIA - MAY 22: An Indian villager tends to livestock amid the states coronavirus lockdown on May 22, 2021 in Joria, Alwar District, Rajasthan, India. Indias prolonged and devastating wave of Covid-19 infections has gripped cities and overwhelmed urban health resources, but it has also reached deep into rural India, where the true extent of devastation is unknown because of the lack of widespread testing or reliable data. (Photo by Rebecca Conway/Getty Images) Tabung oksigen kotor diduga jadi penyebab munculnya jamur hitam. (Foto: Getty Images/Rebecca Conway)
Jakarta -

Peningkatan pesat kasus mukormikosis atau 'jamur hitam', telah menambah tantangan yang dihadapi oleh sistem perawatan kesehatan India saat menangani gelombang kedua besar infeksi COVID-19.

Mukormikosis disebabkan oleh paparan jamur mukor, yang umumnya ditemukan di tanah, udara, bahkan di hidung dan lendir manusia. Penyakit ini menular melalui saluran pernapasan dan mengikis struktur wajah.

Terkadang, dokter harus mengangkat mata yang terinfeksi melalui pembedahan untuk menghentikan infeksi mencapai otak.

Penyakit ini memiliki kaitan erat dengan diabetes dan kondisi yang membahayakan sistem kekebalan tubuh. Para ahli mengatakan bahwa penggunaan obat yang berlebihan yang menekan sistem kekebalan selama pandemi COVID-19 dapat menyebabkan lonjakan tersebut.

Para ahli mengatakan lingkungan yang jorok dapat meningkatkan risiko berkembangnya infeksi.

Banyak yang menduga melonjaknya kasus jamur hitam ini dilatarbelakangi pemakaian tabung oksigen yang kotor.

"Ada banyak kontaminasi di pipa yang digunakan untuk oksigen, silinder yang digunakan, pelembab yang digunakan," kata Nishant Kumar, dokter mata di Rumah Sakit Hinduja di Mumbai.

Sementara itu dokter senior dan peneliti di Institut Ilmu Kedokteran Mahatma Gandhi di Maharashtra, SP Kalantri, mengatakan rumah sakit kotor sebelum April. Mereka membutuhkan epidemiologi untuk menilai seberapa parah kasus ini terkait dengan sanitasi di rumah sakit.

Penyakit ini harus mendapatkan penanganan segera. Menurut dokter yang menangani infeksi, angka kematiannya tinggi, lebih dari 50 persen.

Dia menambahkan bahwa beberapa pasien yang berjuang dengan infeksi jamur meninggal di rumah sakit setelah infeksi tersebut mencapai tahap yang parah dan telah menyerang otak mereka.



Simak Video "COVID-19 Belum Usai, India Diserang Penyakit Jamur Hitam"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)