Jumat, 28 Mei 2021 09:38 WIB

Amankah Vaksin COVID-19 untuk Bumil? Studi Terbaru Temukan Jawabannya

Firdaus Anwar - detikHealth
Front view of cropped long hair brunet caucasian pregnant woman, sitting in crossed legs, in yoga pose, in bed at home, holding her belly with hand. Maternity, pregnancy, new life. Foto: Getty Images/iStockphoto/Basilico Studio Stock
Jakarta -

Sebagian ibu hamil (bumil) mungkin ragu menjalani vaksinasi COVID-19 karena khawatir keamanannya. Sebagai contoh di media sosial beredar teori bahwa vaksin bisa menimbulkan antibodi yang menghambat pertumbuhan janin atau kandungannya dapat mengontaminasi air susu ibu (ASI).

Studi terbaru yang dilakukan oleh peneliti di Singapura membantah berbagai klaim tersebut. Peneliti melihat data sampel darah dari 15 wanita, termasuk di antaranya dua yang sedang hamil dan lima menyusui, penerima vaksin COVID-19 Pfizer atau Moderna.

Hasilnya diketahui peneliti tidak menemukan antibodi syncytin-1 yang diklaim bisa menghambat pertumbuhan janin. Antibodi yang terbentuk adalah antibodi khusus untuk COVID-19.

Selain itu tidak ditemukan juga jejak mRNA dari vaksin pada ASI. Peneliti mengambil kesimpulan bahwa vaksin aman bagi bumil.

"Studi kecil ini membuktikan bahwa hampir tidak mungkin vaksin mRNA bisa menyebabkan komplikasi pada kehamilan atau kesuburan lewat reaksi antibodi terhadap syncytin-1. Atau juga menimbulkan masalah bagi anak menyusui lewat ASI," tulis peneliti seperti dikutip dari Reuters, Jumat (28/5/2021).



Simak Video "Kemenkes Ungkap Kemungkinan Ibu Hamil Dapat Vaksin Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)