Kamis, 03 Jun 2021 14:31 WIB

Fakta-fakta Indonesia Disebut Berpotensi Terserang Wabah Jamur Seperti India

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Belum usai hadapi tsunami Corona dan jamur hitam, India kembali dihadapkan pada ancaman baru yakni jamur putih. Apa itu infeksi jamur putih? Infeksi jamur hitam dikhawatirkan mewabah di Indonesia. (Foto: AP Photo/Mahesh Kumar A)
Jakarta -

Pakar epidemiologi Universitas Griffith Australia Dikcy Budiman mewanti-wanti kemungkinan besar jamur hitam mewabah di Indonesia. Terlebih, kondisi Corona di Indonesia menurutnya saat ini mirip dengan yang terjadi di India.

Di India, jamur hitam banyak menyerang pasien Corona. Hal ini disebut terjadi karena imunitas tubuh pasien Corona amat rendah, selain itu beberapa penyakit penyerta lain seperti pengidap kanker dan diabetes juga menyebabkan infeksi jamur hitam lebih rentan menyerang.

Mucormycosis jamur hitam setidaknya sudah menginfeksi lebih dari 11 ribu warga di India, banyak di antaranya mengalami kebutaan. Indonesia dinilai perlu waspada, 3 hal ini yang perlu dicatat.

1. Kesehatan lingkungan

Dokter di India mengidentifikasi air dalam tabung oksigen yang digunakan pasien Corona sudah terkontaminasi. Kondisi sanitasi dan kesehatan lingkungan di sana menjadi perhatian pemicu wabah infeksi jamur sangat tinggi.

Hal serupa berpotensi terjadi di Indonesia. Menurut Dicky, kualitas kesehatan lingkungan di beberapa wilayah Indonesia tak jauh berbeda dengan India.

"Kemudian, kualitas kesehatan lingkungan kita juga tidak berbeda untuk beberapa wilayah di India. Karena gini, jamur ini bisa ditemukan di semua tempat terutama yang misalnya di kamar mandi kalau ada atap di langit-langit, atau dinding berjamur, kan kita bisa menemukan itu, kepadatan penduduk juga," bebernya.

2. Diabetes 5 besar di dunia

Pengidap diabetes di India termasuk yang paling rentan terinfeksi jamur hitam. Dicky mewanti-wanti Indonesia masuk 5 negara terbesar pengidap diabetes, sehingga risiko mewabahnya infeksi jamur hitam kian besar.

"Kalau bicara potensinya cukup besar hanya saya tidak bisa menggambarkan dalam bentuk persentasenya karena perlu dilihat lebih lanjut. Sangat besar itu pertama karena kita juga memiliki populasi atau prevalensi diabetes yang 5 besar dunia," kata Dicky kepada detikcom Sabtu (29/5/2021).

"Semua usia ada, dan diabetes adalah salah satu predisposisi istilahnya dalam kedokteran atau yang berisiko," sambungnya.

3. Obat steroid

Penggunaan obat steroid secara bebas juga menjadi pemicu warga terinfeksi jamur hitam. Terlebih, obat steroid yang umum digunakan untuk meringankan gejala COVID-19 bekerja dengan menekan sistem imun.

"Kita ini dalam pengendalian obat juga relatif bebas, orang bisa menggunakan membeli steroid bebas dipakai diminum, itu membuat risiko menjadi besar," kata dia.

"Kesadaran penduduk dalam menggunakan obat, jadi kadang orang minum obat steroid sendiri, tidak konsultasi kemudian juga kasus COVID-19 yang banyak di rumah ini, ini yang bisa jadi pemicunya," bebernya.

Apa kata Kemenkes soal kemungkinan jamur hitam mewabah di Indonesia? Simak di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Dugaan Ahli soal Penyebab Ledakan Kasus Jamur Hitam di India"
[Gambas:Video 20detik]