Sabtu, 05 Jun 2021 11:00 WIB

Jelang Libur, Si Kecil Mau Sunat? Booking Jauh-jauh Hari Ya

Ardela Nabila - detikHealth
Bulan Juni merupakan masa liburan panjang bagi anak-anak sekolah. Tak sedikit acara sunatan massal mulai marak digelar, seperti yang dilakukan PT Garuda Indonesia (persero) Tbk, dalam rangka melaksanakan CSR bagi masyarakat sekitar di Halim Perdanakusumah, Jakarta. File/detikFoto. Ilustrasi sunat (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta -

Menjelang hari libur sekolah, orang tua biasanya akan memanfaatkan waktu libur panjang untuk menyunatkan anaknya. Namun, bagi para Ibu-Ayah yang memiliki rencana demikian, sebaiknya buat perjanjian dari jauh-jauh hari.

Pasalnya, tak sedikit orang tua yang memiliki rencana yang sama. Biasanya, pada musim libur panjang sekolah, klinik sunat maupun rumah sakit anak akan mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan.

Oleh sebab itu, daripada buang-buang waktu dengan mendatangi tempat sunat, lalu ternyata penuh dan tidak lagi menerima pasien, sebaiknya manfaatkan lah fasilitas untuk melakukan reservasi dokter.

Salah satu klinik yang mengaku mengalami peningkatan pengunjung saat liburan sekolah anak adalah Rumah Sunat dr Mahdian, yakni salah satu pusat khitan anak yang telah memiliki lebih dari 40 cabang di Indonesia.

"Pasti (ada peningkatan kunjungan). Jadi selama setahun itu peningkatan kunjungan itu ada dua kali. Di bulan Mei-Juli, yang kedua di Desember-Januari. Jadi setahun itu ada dua musim (peningkatan kunjungan)," ujar Tien, salah satu pengelola Rumah Sunat dr Mahdian saat dihubungi detikcom, Kamis (4/6/2021).

Menurutnya, orang tua yang ingin menyunatkan anak sebaiknya melakukan reservasi terlebih dahulu beberapa hari sebelum datang ke klinik. Meski tersedia pendaftaran on the spot atau langsung di tempat, tidak ada jaminan bahwa anak bisa langsung mendapatkan layanan pada hari yang sama, terutama saat musim liburan seperti saat ini.

"Menjelang hari libur semester bisa reservasi. Kami menerima reservasi, sebetulnya bisa juga on the spot, tetapi ketika saat itu klinik memang available," jelasnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Haji Mahfudz Zayadi, seorang 'bengkong' atau praktisi sunat tradisional Betawi dari tempat sunat 'Bengkong Si Pitung' yang mengatakan bahwa orang yang datang mengunjungi lokasinya untuk disunat bisa melebihi 3 orang dalam sehari saat libur sekolah.

"Dibanding hari biasa kalau hari biasa seminggu 2-3 kali. Kalau liburan, satu hari di atas 3 orang begitu. Plus kalau Muharram, biasanya ada sunat massal bisa sampai 20-30 orang sehari misalnya," kata Mahfudz saat ditemui di Jakarta, Jumat (4/6/2021).



Simak Video "Sunat ala 'Bengkong' Betawi, Prosesnya Diklaim Cuma 2 Menit"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)