Minggu, 06 Jun 2021 06:30 WIB

Sering Sakit Kepala Waktu WFH? Penyebabnya Ternyata Sepele Banget

Vidya Pinandhita - detikHealth
Business woman drinking coffee to get some energy for working overtime Sakit kepala saat WFH (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Sakit kepala menjadi keluhan yang paling banyak muncul di tengah pandemi COVID-19. Rupanya, work from home atau WFH bisa jadi pemicu utamanya. Apa hubungannya?

Praktisi spesialis pengaturan tulang, Chris Leong menyebut keluhan seputar sakit kepala meningkat signifikan sepanjang pandemi COVID-19. Durasi menatap layar laptop yang terlalu lama saat work from home merupakan salah satu pemicunya.

"Setelah setahun pertama (pandemi COVID-19), banyak pasien. Pasien datang ke praktik banyak sekali karena masalah migrain, banyak juga orang yang kena stroke tiba-tiba," kata penggagas klinik Chris Leong Method (CLM), ditemui di Jakarta, Kamis (3/5/2021).

Ia memahami, pandemi COVID-19 membuat banyak orang mengurungkan niat berobat di luar rumah. Namun menurutnya, keluhan sakit kepala, nyeri tubuh, dan masalah lain akibat bekerja terlalu lama di depan laptop bisa diatasi dengan melakukan peregangan sendiri.

"(Selama WFH) di rumah sulit mencari perawatan, tapi ada cara DIY (Do It Yourself). Macam-macam sakit kepala banyak masalahnya ke badan, bisa diatur dengan posisi dari bahu, siku, dan telinga. Masalah di titik ini bisa menyebabkan sakit pernapasan dan pencernaan," ujar praktisi asal Malaysia tersebut.

Misalnya, dengan menarik tubuh 230 derajat ke belakang selama 30 detik. Menurutnya, kebiasaan buruk terlalu lama bungkuk depan layar adalah pemicu utama masalah pada leher, yang kerap berimbas pada sakit kepala.

"Kita pagi bangun pagi, bekerja, menonton Netflix. Mereka lupa ini (peregangan) yang penting. Posisi 230 derajat (ke belakang) untuk membuka saraf, juga bagian depan untuk bahu dan pernapasan. Simpel, tapi efektif," ujarnya.

Selain itu, Chris menyarankan metode 20-20-2 untuk meminimalkan risiko sakit kepala saat WFH.

Artinya, jarak mata dengan layar komputer haruslah minimal 20 inci (50 cm). Di sela-sela jam kerja, usahakan untuk beristirahat selama 20 menit. Terakhir, rehat harus dilakukan maksimal setelah 2 jam bekerja. Setelah itu, barulah kembali bekerja agar beban kerja di leher bisa diringankan.



Simak Video "KuTips: WFH Bebas Pegal, Coba Posisi Duduk Ini Yuk!"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)