Selasa, 08 Jun 2021 09:00 WIB

Apa Itu Herd Immunity dan Cara Mencapainya untuk Mengakhiri Pandemi COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Bye Covid-19 text on a blackboard, written by chalk. Foto: Getty Images/iStockphoto/Teerasak1988
Jakarta -

Disebut mencapai herd immunity Corona, Republik Malta melaporkan nol kasus COVID-19 untuk pertama kalinya dalam 11 bulan terakhir. Negara di Uni Eropa ini juga telah melonggarkan pembatasan yang diterapkan sejak pandemi Corona.

"Hari ini adalah hari pertama dengan nol kasus sejak musim panas lalu," kata Chris Fearne, menteri kesehatan di negara kepulauan tersebut, dikutip dari US News.

Apa itu herd immunity

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjabarkan herd immunity atau kekebalan kelompok sebagai perlindungan tidak langsung dari penyakit menular yang terjadi ketika suatu populasi kebal baik melalui vaksinasi atau infeksi sebelumnya.

Untuk herd immunity Corona harus dicapai dengan melindungi orang melalui vaksinasi, bukan dengan memaparkan masyarakat pada patogen penyebab penyakit.

Cara mencapai herd immunity Corona

Salah satu cara mencapai herd immunity Corona adalah dengan vaksinasi. Vaksin melatih sistem kekebalan tubuh untuk membuat antibodi yang akan melawan penyakit. Hal yang terpenting adalah vaksin bekerja tanpa membuat kita sakit.

Orang yang divaksinasi dilindungi dari penyakit sehigga bisa memutus rantai penularan.

Untuk mencapai herd immunity Corona, sebagian besar populasi perlu divaksinasi sehingga menurunkan jumlah keseluruhan virus Corona yang dapat menyebar di seluruh populasi. Salah satu tujuan bekerja menuju kekebalan kelompok adalah untuk menjaga kelompok rentan yang tidak dapat divaksinasi (misalnya karena kondisi kesehatan seperti reaksi alergi terhadap vaksin) aman dan terlindungi dari penyakit.

Persentase orang yang perlu kebal untuk mencapai kekebalan kelompok bervariasi untuk setiap penyakit. Misalnya, kekebalan kawanan terhadap campak membutuhkan sekitar 95 persen populasi untuk divaksinasi.

Lima persen sisanya akan dilindungi oleh fakta bahwa campak tidak akan menyebar di antara mereka yang divaksinasi. Untuk polio, ambang batasnya sekitar 80 persen.

Proporsi populasi yang harus divaksinasi terhadap COVID-19 untuk mulai menginduksi kekebalan kelompok sampai saat ini belum diketahui. Ini adalah bidang penelitian yang penting dan kemungkinan akan bervariasi menurut komunitas, vaksin, populasi yang diprioritaskan untuk vaksinasi, dan faktor lainnya.

Mencapai herd immunity Corona dengan vaksin yang aman dan efektif membuat penyakit lebih jarang terjadi dan menyelamatkan nyawa.



Simak Video "Ahli Prediksi Herd Immunity Belum Akan Terbentuk dalam 5 Tahun ke Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)