Rabu, 09 Jun 2021 15:42 WIB

Alert! Susul Kudus, 8 Wilayah RI Ini Hadapi Lonjakan COVID-19 Berlipat-lipat

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kudus, memberlakukan pembatasan lokal untuk mencegah penyebaran virus Corona, Rabu (2/6/2021). COVID-19 di Indonesia. (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Jakarta -

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito memperingatkan sejumlah kabupaten-kota di Indonesia yang sedang mengalami lonjakan kasus Corona. Disebutkan, ada 9 kabupaten-kota yang kondisinya kian mengkhawatirkan.

"Saya akan menyampaikan level alarm berdasarkan persen kenaikan kasus 3 minggu pasca Idul Fitri, dan persen keterisian tempat tidur atau BOR isolasi per tanggal 8 Juni 2021," kata Wiku dalam konferensi pers, Rabu (9/6/2021).

"Tentunya kondisi yang paling mengkhawatirkan adalah apabila kenaikan kasusnya melebihi 100 persen dan disaat bersamaan kondisi BOR-nya di atas 70 persen. Keadaan ini menunjukkan bahwa penanganan di wilayah tersebut sudah mulai tidak terkendali" jelasnya.

Menurut Wiku, apabila kondisi tersebut tak segera ditangani, maka risikonya jumlah pasien yang meninggal karena telat mendapat perawatan akan meningkat.

Dijelaskan oleh Wiku, berikut 9 kabupaten-kota di Indonesia yang sedang dalam keadaan darurat COVID-19.

1. Kudus (Jawa Tengah):

  • Kasus naik: 7.594 persen
  • BOR: 90,2 persen.

2. Jepara (Jawa Tengah):

  • Kasus naik: 685 persen
  • BOR: 88,18 persen.

3. Demak (Jawa Tengah):

  • Kasus naik: 370 persen
  • BOR: 96,3 persen.

4. Sragen (Jawa Tengah):

  • Kasus naik: 338 persen
  • BOR: 74,84 persen.

5. Bandung (Jawa Barat):

  • Kasus naik: 261 persen
  • BOR: 82,73 persen.

6. Kota Cimahi (Jawa Barat):

  • Kasus naik: 250 persen
  • BOR: 76,6 persen.

7. Pati (Jawa Tengah):

  • Kasus naik: 205 persen
  • BOR: 89,57 persen.

8. Kota Semarang (Jawa Tengah):

  • Kasus naik: 193 persen
  • BOR: 87,95 persen.

9. Pasaman Barat (Sumatera Barat):

  • Kasus naik: 157 persen
  • BOR: 75 persen.


Simak Video "Keterisian RS COVID-19 di Kudus: Ruang Isolasi 95%, ICU 85%"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/up)