Kamis, 10 Jun 2021 10:41 WIB

Alert! Kasus Corona RI Menanjak, Tertinggi Sejak 3 Bulan Lalu

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Setahun sudah virus Corona merebak di Indonesia. Upaya mengatasi pandemi pun dilakukan salah satunya alih fungsi Wisma Atlet jadi Rumah Sakit Darurat COVID-19. Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Jakarta -

Kasus Corona di Indonesia kembali menanjak pasca libur Lebaran. Beberapa daerah bahkan mencatat lonjakan kasus COVID-19 seperti di Kudus, Jawa Tengah.

Berdasarkan laporan kasus Corona nasional per 9 Juni 2021, ada 7.725 orang yang terinfeksi COVID-19 sehingga total kasus akumulatif COVID-19 sudah mencapai 1.877.050.

Kasus baru COVID-19 tersebut menunjukkan angka tertinggi sejak 3 bulan silam. Per 26 Februari, kasus baru Corona di Indonesia sebanyak 8.232 kasus.

Sementara penambahan kasus COVID-19 di angka 7 ribuan berada di 4 Maret 2021 yaitu sebanyak 7.264 kasus Corona. Berikut catatan kasus Corona di Indonesia sepekan terakhir:

  • 9 Juni 2021: 7.725 kasus Corona
  • 8 Juni 2021: 6.294 kasus Corona
  • 7 Juni 2021: 6.993 kasus Corona
  • 6 Juni 2021: 5.832 kasus Corona
  • 5 Juni 2021: 6.594 kasus Corona
  • 4 Juni 2021: 6.486 kasus Corona
  • 3 Juni 2021: 5.353 kasus Corona

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahkan menyebut puncak kasus Corona di Indonesia baru akan terlihat di awal hingga akhir Juni 2021. Ahli epidemiologi Universitas Griffith Australia Dicky Budiman juga memprediksi kasus harian Corona Indonesia mencapai 50 hingga 100 ribu kasus per hari saat puncak.

"Puncak Corona di Indonesia yang ke sekian ini nanti akhir Juni diperkirakan menurut saya kasusnya bisa sampai 50 hingga 100 ribu per hari," demikian perkiraan pakar yang sempat terlibat dalam penanganan SARS, HIV, dan flu burung di Kemenkes.

"Sayangnya ini tidak serta merta kita jamin akan terdeteksi karena minimnya testing. Karena ketika ini pun terdeteksi oleh Indonesia dengan kapasitas testing dan tracing yang lebih rendah itu artinya kasus di masyarakat tinggi," bebernya.

Sementara, juru bicara Satgas COVID-19 membeberkan 8 wilayah yang mengalami ledakan kasus Corona seperti Kudus. Simak sejumlah wilayahnya di halaman selanjutnya.

1. Jepara (Jawa Tengah):

- Kasus naik: 685 persen
- BOR: 88,18 persen.

2. Demak (Jawa Tengah):

- Kasus naik: 370 persen
- BOR: 96,3 persen.

3. Sragen (Jawa Tengah):

- Kasus naik: 338 persen
- BOR: 74,84 persen.

4. Bandung (Jawa Barat):

- Kasus naik: 261 persen
- BOR: 82,73 persen.

5. Kota Cimahi (Jawa Barat):

- Kasus naik: 250 persen
- BOR: 76,6 persen.

6. Pati (Jawa Tengah):

- Kasus naik: 205 persen
- BOR: 89,57 persen.

7. Kota Semarang (Jawa Tengah):

- Kasus naik: 193 persen
- BOR: 87,95 persen.

8. Pasaman Barat (Sumatera Barat):

- Kasus naik: 157 persen
- BOR: 75 persen.



Simak Video "COVID-19 di Indonesia Bisa Mereda Tahun 2022 Jika..."
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)