Kamis, 10 Jun 2021 18:46 WIB

Warning! Corona RI Melonjak Salah Satunya Imbas Mutasi COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Bangkok, Thailand - Mar 2020 : Crowd of unrecognizable business people wearing surgical mask for prevent coronavirus Outbreak in rush hour working day on March 18, 2020 at Bangkok transportation Ilustrasi (Foto: Getty Images/Tzido)
Jakarta -

Munculnya varian baru Corona di Indonesia disebut menjadi salah satu penyebab kasus COVID-19 belakangan kembali melonjak. Ada tiga varian yang sudah diidentifikasi di Indonesia, yaitu varian Alpha (B117), varian Beta (B1351), dan varian Delta (B1617.2), ketiganya masuk variant of concern (VOC), diwaspadai dunia lantaran lebih menular.

Menurut Wakil Menteri Kesehatan RI dr Dante Saksono, selain mobilisasi penduduk, varian-varian baru Corona ikut berkontribusi dalam peningkatan kasus di Indonesia.

"Peningkatan kasus ini selain adanya mobilisasi, juga karena adanya mutasi dari virus yang ada," kata dr Dante dalam diskusi daring, Kamis (10/6/2021).

dr Dante juga mengungkapkan sejauh ini sudah ada lebih dari 60 kasus varian baru Corona di Indonesia yang sudah diperiksa oleh 17 laboratorium. Penularan dari varian baru Corona tersebut dinilai dr Dante terjadi secara cepat.

"Walaupun begitu, model-model penularan yang terjadi secara masif, kemudian penularan yang terjadi secara cepat itu juga bisa merupakan salah satu tolak ukur yang memperlihatkan adanya varian baru dari varian yang ditemukan di tempat-tempat biasa sebelumya," lanjutnya.

dr Dante mewanti-wanti masyarakat agar terus mewaspadai penyebaran varian baru Corona yang mungkin saja belum terdeteksi. Hal ini bertujuan agar setiap wilayah bisa mengatasi kasus COVID-19 daerah lebih intensif.



Simak Video "98% Virus Covid-19 yang Bersirkulasi di Dunia Adalah Varian Delta"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)