Senin, 14 Jun 2021 08:43 WIB

Eriksen Kolaps, Fabrice Muamba Flashback Kenangan 'Mati Suri' di 2012

Vidya Pinandhita - detikHealth
Denmark players react after the collapsing of their teammate Christian Eriksen during the Euro 2020 soccer championship group B match between Denmark and Finland at Parken stadium in Copenhagen, Denmark, Saturday, June 12, 2021. (Friedemann Vogel/Pool via AP) Foto: AP/Friedemann Vogel
Jakarta -

Insiden kolaps seperti gelandang Denmark, Christian Eriksen, dalam laga Euro 2020 Denmark vs Finlandia, Sabtu (12/6/2021) bukan kali pertama. Henti jantung atau cardiac arrest pernah dialami pemain Fabrice Ndala Muamba pada 2012.

Kala itu, Fabrice Muamba sempat mengalami 'mati suri'. Jantungnya berhenti selama 78 menit. Namun, tim dokter berhasil melakukan resusitasi sehingga jantungnya hidup lagi.

Insiden Christian Eriksen mengingatkan Fabrice Muamba akan pengalaman kolapsnya. Bagi Muamba, Eriksen membawa kembali kenangan emosional. Apalagi, mengingat Eriksen diperingatkan untuk berhenti bermain sebagai profesional.

"Itu membawa kembali emosi yang telah lama saya taruh, sehingga saya tidak ingin kenangan itu hidup kembali," katanya, dikutip dari CNA, Senin (14/6/2021).

"Ketika itu terjadi, saya bertanya kepada istri saya 'bagaimana Anda bisa mengatasi mengetahui ini terjadi pada saya'?" lanjutnya.

Kolapsnya Eriksen jelas langsung membuat geger 16.000 penonton di Kopenhagen. 1 tim Denmark langsung membentuk lingkaran mengelilingi Eriksen. Salah satu rekannya langsung memberikan penanganan CPR (Cardiopulmonary resuscitation). Momen inilah yang 'menyentuh' Fabrice Muamba.

Muamba juga amat mengapresiasi staf medis yang datang dan melakukan penanganan luar biasa pada Eriksen.

"Saya berharap semuanya baik-baik saja untuknya. Saya sangat, sangat, sangat berharap dia bisa melewatinya," pungkas Muamba.

Dalam kesempatan sebelumnya, badan sepak bola Inggris menegaskan harus ada pertimbangan ketat untuk Eriksen kembali ke lapangan.

Profesor kardiologi olahraga di Universitas St George London yang bekerja sama dengan Eriksen ketika di Tottenham Hotspur, Sanjay Sharma menyebut, penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk mengetahui penyebab kolaps Eriksen.

"Orang ini rutin menjalani tes dan hasilnya selalu baik hingga 2019. Jadi bagaimana Anda menjelaskan dugaan serangan jantung ini?" ujar Fabrice Muamba.



Simak Video "Olahraga Sebabkan Kematian?"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)