Selasa, 15 Jun 2021 14:46 WIB

Keputihan Tanda Hamil atau Menjelang Haid, Bagaimana Membedakannya?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background Ilustrasi. (Foto: iStock)
Jakarta -

Kehamilan tahap awal kerap tak disadari. Padahal semakin cepat kehamilan disadari dan diperiksa, tentu lebih baik. Salah satu tanda yang seringkali tak disadari yakni keputihan. Seperti apa keputihan tanda hamil?

Dikutip dari National Health Service UK (NHS), keputihan pada awal kehamilan adalah hal normal. Keputihan ini berfungsi mencegah infeksi apa pun yang naik dari vagina ke rahim.

Mirip dengan keputihan pada umumnya atau menjelang menstruasi, cairan keputihan pada awal kehamilan bertekstur encer dan terkadang berbau tidak sedap. Lalu, apa bedanya keputihan tanda hamil dengan keputihan lainnya?

1. Lebih banyak

Berbeda dengan keputihan menjelang menstruasi, cairan keputihan pada awal kehamilan umumnya lebih banyak. Biasanya, ditandai dengan celana dalam lebih mudah basah.

2. Lebih encer

Terdapat beragam sifat cairan keputihan dari segi tekstur, warna, hingga aroma. Sifat-sifat ini umumnya menandakan kondisi kesehatan vagina. Misalnya, cairan keputihan yang berwarna keruh atau kehijauan dengan bau amis disertai gatal bisa menandakan infeksi jamur atau bakteri.

Namun sebagai tanda awal kehamilan, cairan keputihan biasanya berbentuk lebih encer dan lengket.

3. Biasanya bening

Cairan keputihan pada awal kehamilan umumnya berwarna bening, atau putih seperti susu.

Menjelang akhir kehamilan, keputihan biasanya meningkat. Pada minggu terakhir kehamilan, cairan keputihan terkadang mengandung garis-garis lendir berwarna merah muda dengan tekstur lengket seperti jeli.

Hal ini biasanya menandakan tubuh ibu sedang menghitung hari menuju melahirkan.

Berbahayakah?

Segala jenis keputihan, termasuk yang terjadi pada awal kehamilan, amat mungkin mengganggu jika dibarengi rasa gatal, iritasi, dan bau tidak sedap. Jika mengalami kondisi demikian, segera konsultasikan dengan dokter.

Jika memerlukan obat, dokter akan menganjurkan jenis obat dan penanganan yang aman untuk ibu hamil.

Untuk mengantisipasi rasa tidak nyaman akibat keputihan tanda hamil, gunakan pakaian dalam berbahan katun yang longgar. Selain itu, hindari penggunaan produk pencuci area vagina yang mengandung pengharum agar keseimbangan pH tetap terjaga.



Simak Video "Pentingnya Pendidikan Seksual Sejak Dini untuk Cegah Pelecehan"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)