Rabu, 16 Jun 2021 19:47 WIB

Round Up

Terungkap! Ternyata Ini yang Bikin Indonesia Diamuk Corona

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Petugas tenaga kesehatan melakukan swab antigen kepada pemudik di kawasan hunian vertikal Apartemen Gading Nias, Pengangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (20/5). Ilustrasi tes Corona (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Indonesia saat ini tengah mengalami lonjakan kasus COVID-19 yang pesat. Ketua Tim Peneliti Whole Genome Sequence (WGS) SARS-CoV-2 Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), dr Gunadi PhD, SpBA, mengungkap beberapa faktor yang mempengaruhinya.

Menurut dr Gunadi, faktor utama yang menyebabkan lonjakan kasus adalah banyaknya masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dan interaksi sosial yang masif saat libur Lebaran.

Tak hanya itu, kondisi ini juga diperburuk dengan adanya varian baru Corona yang disebut lebih cepat menular di Indonesia. Varian baru tersebut yaitu varian Alpha (B117), varian Beta (B1351), dan varian Delta (B1617.2).

"Karena interaksi sosial yang tinggi ditambah tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan meningkatkan transmisi virus sehingga mendorong lonjakan kasus," kata dr Gunadi dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan, Rabu (16/6/2021).

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan lonjakan kasus ini juga dipengaruhi oleh mobilitas atau pergerakan penduduk. Mobilitas ini terus meningkat sejak awal Ramadhan hingga pasca Lebaran.

Kondisi ini juga semakin diperburuk dengan banyaknya orang yang mulai mengabaikan protokol kesehatan. Akibatnya, penularan virus semakin cepat terjadi.

"Diperkirakan jumlah orang yang berpindah dari satu kota ke kota lainnya selama arus mudik ataupun arus balik mencapai 5 hingga 6 juta orang. Kondisi ini yang menjadi penyebab lonjakan kasus ditambah kendornya protokol kesehatan di masyarakat sehingga laju penularan virus di masyarakat penyebab semakin meningkat," jelas dr Nadia.

"Kita tentu saja tidak ingin lonjakan kasus yang terjadi di sejumlah provinsi dan mengakibatkan angka keterisian rumah sakit melonjak drastis terjadi di daerah tempat kita tinggal," lanjutnya.

Untuk itu, para ahli terus mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan dengan baik, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Hal ini harus dilakukan oleh seluruh masyarakat, termasuk mereka yang sudah divaksinasi.



Simak Video " Asal-usul Penyebutan Varian COVID-19 'Delta Plus'"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)