Kamis, 17 Jun 2021 19:00 WIB

Beda Ciri-ciri Kelenjar Getah Bening Infeksi Vs Tanda Kanker

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
kelenjar getah bening Kelenjar getah bening. (Foto ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta -

Kelenjar getah bening yang mengalami infeksi kerap disalahartikan sebagai tanda-tanda kanker. Hal ini karena beberapa gejala di antara keduanya memang memiliki kemiripan.

Namun, ada cukup banyak perbedaan yang perlu diketahui antara gejala pembengkakkan kelenjar getah bening dengan kanker sistem limfatik.

Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem limfatik, yang bertindak sebagai filter untuk mencegah virus atau bakteri menyerang tubuh.

Kelenjar getah bening terdapat di berbagai bagian tubuh, seperti leher, dada, dan ketiak. Bagian tubuh ini umumnya akan mengalami pembengkakkan ketika terkena infeksi.

Lantas apa saja perbedaan antara kelenjar getah bening yang terkena infeksi dan yang mengalami kanker? Simak perbedaannya berikut ini.

Ciri-ciri kelenjar getah bening yang terkena infeksi

Dikutip dari Mayo Clinic, gejala utamanya adalah kelenjar getah bening mengalami pembengkakan. Kondisi tersebut dapat dilihat di permukaan kulit yang tampak menonjol.

Ukuran benjolannya bisa sebesar kacang polong atau kacang merah. Umumnya benjolan ini akan terasa lunak dan nyeri ketika disentuh.

Berikut beberapa gejala lainnya.

  • Hidung meler
  • Sakit tenggorokan
  • Demam
  • Berkeringat di malam hari.

Saat infeksi sudah teratasi, benjolan atau pembengkakkan kelenjar getang bening umumnya akan menghilang. Namun, apabila kondisi ini berlangsung hingga 2-4 minggu dan cenderung membesar, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Ciri-ciri kelenjar getah bening yang terkena kanker

Kanker yang menyerang kelenjar getah bening disebut limfoma. Kanker ini bisa menyerang seluruh bagian sistem limfatik, seperti limpa, kelenjar timus, dan sumsum tulang.

Seperti gejala saat terinfeksi, kelenjar getah bening yang terkena kanker juga akan mengalami pembengkakkan sehingga timbul benjolan di permukaan kulit. Namun, bedanya benjolan ini tidak terasa nyeri ketika disentuh.

Selain itu, berikut gejala kelenjar getah bening yang terkena kanker.

  • Kelelahan secara terus-menerus
  • Demam
  • Berkeringat di malam hari
  • Sesak napas
  • Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas
  • Kulit gatal.
  • Disarankan, segera mencari bantuan medis apabila kamu mengalami gejala pada kelenjar getah bening seperti di atas.


Simak Video "FWB dan Bahaya Infeksi Menular Seks"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/kna)