Senin, 21 Jun 2021 11:16 WIB

Anak Susah Makan tapi Suka Ngemil? Coba Tips & Trik Ini!

Inkana Putri - detikHealth
ilustrasi anak Foto: shutterstock
Jakarta -

Menghadapi situasi anak susah makan atau bahkan menolak untuk makan memang bukan hal mudah bagi orang tua. Susah makan pada umumnya normal terjadi pada anak-anak dan disebabkan oleh berbagai faktor seperti tidak mood mengunyah makanan atau memfavoritkan makanan tertentu.

Melansir Healthline, ketertarikan anak terhadap dunia sekitar juga dapat berdampak pada berkurangnya nafsu makan. Bahkan, pertumbuhan yang sangat cepat di tahun pertama anak membuat penambahan berat badan lebih lambat dan membuatnya cenderung makan dalam porsi lebih kecil.

Jika hal ini terjadi, jangan dulu khawatir ya Anda. Dilansir dari Healthline, Anda bisa sontek cara untuk mengatasi anak susah yang makan seperti berikut ini.

1. Ajak Anak Menyiapkan Makanan

Anak-anak umumnya senang melakukan eksplorasi terhadap hal baru di sekitarnya. Agar anak mau dan semangat makan, Anda bisa mengajaknya bereksplorasi untuk menyiapkan makanannya sendiri.

Bawalah anak ke dapur dan ajak ia mengaduk, menuang hingga memilih makanannya sendiri. Tawarkan beberapa pilihan kepada anak seperti, 'mau stroberi atau pisang?' atau 'mau pakai piring biru atau hijau?' Ini tentunya akan meningkatkan mood anak untuk makan.

2. Perkenalkan Makanan Baru

Memperkenalkan makanan baru bisa jadi cara lain mengatasi anak yang sulit makan. Pasalnya, usia anak-anak akan suka dengan hal-hal baru, termasuk makanan. Penelitian juga menunjukkan bahwa anak-anak mungkin membutuhkan sebanyak 15 makanan baru sebelum bisa menerima makanan tersebut. Inilah sebabnya Anda tidak boleh menyerah, bahkan jika anak berulang kali menolak makanan tertentu.

Namun, pastikan Anda selalu berikan makanan sehat untuk anak seperti sayur atau buah-buahan yang belum pernah ia makan. Selain itu, Anda juga bisa olah makanan tersebut menjadi makanan yang digemari anak-anak. Adapun untuk anak usia 6 bulan, Anda dapat kreasikan berbagai jenis puree buah atau sayur. Sementara untuk usia 8 bulan, Anda dapat beri Anak aneka finger foods berupa sayur atau buah yang dipotong kecil-kecil. Jika Anak sudah memasuki usia 1 tahun, cobalah untuk buat kreasi nasi tim, omelette, pancake atau pudding.

3. Buat Makanan Lebih Menarik

Beberapa anak mungkin terganggu dengan tekstur atau penampilan makanan tertentu. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menyulapnya menjadi terlihat menarik sehingga anak mau mencobanya. Misalnya, Anda bisa menambahkan beberapa daun bayam atau kangkung ke smoothie favoritnya, atau cincang paprika dan wortel untuk ditambahkan sup.

Cara lain untuk membuat makanan terlihat lebih menggugah selera anak adalah dengan menyajikannya dengan cara yang menyenangkan dan kreatif. Salah satunya dengan memotong sayuran dengan pemotong berbentuk boneka, bintang atau bunga. Ini tentunya akan membuat anak lebih bersemangat untuk makan.

4. Beri Hadiah

Memberikan anak hadiah bisa jadi solusi lain agar ia mau makan. Namun, sebaiknya Anda jangan menjanjikannya hadiah berupa camilan tidak sehat seperti es krim, soda, coklat dan lainnya.

Para ahli menyarankan bahwa menggunakan hadiah non-makanan untuk mendorong penerimaan makanan adalah yang terbaik. Anda bisa coba dengan memberi anak hadiah berupa pujian, stiker, pensil atau waktu bermain ekstra. Anda juga bisa membiarkan anak memilih permainan favoritnya setelah ia makan.

5. Beri Camilan Sehat

Anak-anak tentu sangat doyan ngemil makanan yang kurang sehat seperti permen, coklat dan lainnya. Padahal, makanan tersebut tinggi akan gula dan dapat membuat anak merasa kenyang sehingga ia tak mau makan makanan sehat. Selain itu, makanan yang tinggi gula juga dapat berdampak bagi kesehatan giginya.

Jika anak doyan ngemil, Anda bisa siasati dengan berikan camilan sehat seperti buah, biskuit atau sayur dengan waktu konsisten setiap 2-3 jam sepanjang hari. Camilan yang sehat dan bernutrisi tentunya juga dapat membantu tumbuh dan kembang anak.

Anda juga bisa memancing nafsu makan anak dengan memberinya camilan renyah yang dijamin aman dan menyehatkan, seperti Milna Rice Crackers. Terbuat dari beras dengan tinggi nutrisi, Milna Rice Crackers tentunya dapat jadi solusi camilan sehat bagi anak. Milna Rice Crackers mengandung zat besi dan zink yang baik bagi tubuh dan bebas gluten sehingga aman dikonsumsi anak.

Selain kaya akan nutrisi, Milna Rice Crackers juga punya bentuk yang dapat membantu menstimulasi pertumbuhan motorik anak. Bukan hanya itu saja Anda, Milna Rice Crackers juga memiliki tiga varian rasa yakni, Apple Orange, Sweet Potato Carrot dan Banana Berries yang tentunya disukai anak-anak.

(akn/ega)