Kamis, 24 Jun 2021 06:00 WIB

Riset Sebut Pfizer-AstraZeneca Ampuh Lawan Varian Delta dan Kappa

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Foto: iStock
Jakarta -

Dua vaksin COVID-19 terbukti ampuh melawan virus Corona varian Delta dan Kappa. Selain vaksin AstraZeneca, juga ada Pfizer yang memberikan hasil memuaskan dalam sebuah riset di Oxford University.

Dipublikasikan di jurnal Cell, riset ini mengukur kemampuan antibodi dalam menetralkan virus Corona varian Delta dan Kappa. Diyakini lebih menular, varian Delta (B1617.2) dan varian Kappa (B1617.1) pertama kali diidentifikasi di India dan sempat populer dengan julukan 'varian India'.

"Tidak ada bukti lolos yang meluas, menunjukkan bahwa generasi vaksin yang sekarang akan memberikan perlindungan terhadap lineage B1617," tulis para peneliti dalam laporannya, dikutip dari Reuters, Kamis (24/6/2021).

Tak Boleh Lagi Pakai Nama Negara! Ini Daftar Nama Baru Varian CoronaTak Boleh Lagi Pakai Nama Negara! Ini Daftar Nama Baru Varian Corona Foto: infografis detikHealth

Meski demikian, konsentrasi neutralising antibody di dalam darah menunjukkan penurunan. Para ilmuwan memperingatkan, ini berarti masih ada kemungkinan terjadi infeksi.

Pekan lalu, Public Health England (PHE) menunjukkan bahwa vaksin Corona Pfizer dan AstraZeneca memberikan perlindungan terhadap risiko dirawat karena varian Delta. Saat ini, varian tersebut mulai menjadi varian dominan di dunia mengingat persebarannya cukup tinggi.



Simak Video "Jumlah Virus Varian Delta 1620 Kali Lebih Tinggi dari Varian Biasa"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)