Jumat, 25 Jun 2021 06:32 WIB

ROUND-UP

Terkuak! Alasan Corona RI Meledak 20 Ribu Kasus

Tim detikHealth - detikHealth
Bangkok, Thailand - Mar 2020 : Crowd of unrecognizable business people wearing surgical mask for prevent coronavirus Outbreak in rush hour working day on March 18, 2020 at Bangkok transportation Foto: Getty Images/Tzido
Jakarta -

Bukan tanpa sebab, penambahan kasus COVID-19 tiba-tiba meledak 20.574 kasus. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menegaskan lonjakan COVID-19 dipicu mobilitas tinggi pasca mudik Lebaran.

Terlebih, kemunculan varian baru Corona membuat penularan infeksi COVID-19 semakin tinggi. dr Nadia mengingatkan agar masyarakat betul-betul memperketat protokol kesehatan di tengah ledakan kasus COVID-19.

"Hari ini peningkatan kasus cukup signifikan naiknya, kenakan kasus pasca momen lebaran ini karena adanya peningkatan mobilitas sebelum pengetatan mudik dan protokol kesehatan yang longgar," katanya dalam konferensi pers, Kamis (24/6/2021).

"Dengan kondisi ini ada ditambah varian baru menambah laju penularan yang ada," lanjutnya.

Terutama, bagi mereka yang belum mendapatkan vaksin COVID-19, diimbau dr Nadia untuk segera mendapat vaksin Corona. Sambil tetap menghindari kerumunan dan melakukan tes Corona lebih awal jika mengeluhkan sederet gejala.

"Kami mengingatkan untuk masyarakat yang mendapat jadwal vaksinasi terutama lansia untuk segera mendapatkan vaksinasi," pungkasnya.



Simak Video "Sederet Varian Baru COVID-19 Pengaruhi Efikasi Vaksin"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)