Jumat, 25 Jun 2021 12:40 WIB

Menkes Akui Banyak Nakes Kena COVID-19, Dominasi OTG-Gejala Ringan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Medical team nurse feeling tired and sad from working to cure patients during covid 19 pandemic. Young woman take a break sitting close her eyes and rest after hard work at emergency case in hospital. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kiwis
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui banyak tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19. Meski begitu, menurut Budi, sebagian besar nakes terpapar COVID-19 tanpa gejala hingga hanya mengeluhkan gejala ringan.

"Saya sampaikan bahwa tenaga kesehatan kita banyak juga yang terkena, dan saya terus terang, sedih, tapi di sisi lain juga saya lega, karena dibandingkan dengan Januari dan Februari, yang terkena itu lebih banyak OTG dan juga bergejala ringan," jelas Menkes dalam konferensi pers Jumat (25/6/2021).

Budi tak menampik ada tenaga kesehatan yang kemudian bergejala berat usai terinfeksi COVID-19 bahkan hingga wafat. Maka dari itu, ia memprioritaskan tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19 untuk segera mendapat perawatan.

"Walaupun ada juga yang terkena bergejala berat dan yang paling menyedihkan buat saya kalau ada tenaga kesehatan yang wafat," kata dia.

"Oleh karena itu saya juga memastikan dan sudah menginstruksikan ke seluruh RS agar mereka harus memprioritaskan nakes kalau ada nakes yang terkena itu harus diprioritaskan agar mereka bisa dilayani dengan sebaik2nya," bebernya.

Sementara, Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar IDI Adib Khumaidi mengungkap ada 61 dokter yang wafat akibat COVID-19 di rentang Februari hingga Mei 2021. Adapun 23 persen di antaranya sudah mendapatkan vaksin Corona.

Rinciannya adalah sebagai berikut.

  • 10 orang telah mendapat dua dosis vaksin COVID-19
  • 4 lainnya baru menerima satu dosis vaksin COVID-19
  • 47 dokter lainnya wafat belum divaksinasi Corona karena tidak memenuhi syarat vaksin dan memiliki penyakit penyerta.

"Data kami dari Februari 23 persen dokter yang meninggal sudah divaksin. Jadi dari 61 orang dokter itu, yang sudah divaksin baru 14, yang lain belum," kata Adib, dikutip dari CNNIndonesia.



Simak Video "Begini Cara Aman Menyusui Bayi dari Ibu yang Positif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)