Jumat, 25 Jun 2021 14:24 WIB

Corona Menggila! Ini Peta Zona Merah Pulau Jawa Terbaru

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Zona Merah di Jawa Tengah Juni 2021 Terbaru, Mana Saja? COVID-19 di Indonesia. (Foto: Achmad Syauqi)
Jakarta -

Peta zona merah Pulau Jawa kembali diperbarui oleh pemerintah. Kini semua provinsi di Pulau Jawa masuk ke dalam zona tinggi penularan virus Corona.

Berdasarkan data covid19.go.id, 19 dari 29 kabupaten-kota yang masuk ke dalam zona merah Corona berasal dari Pulau Jawa. Disebutkan, Jawa Tengah menjadi provinsi yang wilayahnya paling banyak masuk zona merah, yakni 8 kabupaten-kota.

Dalam beberapa hari terakhir, kasus COVID-19 di Indonesia kain melonjak. Pada Kamis (24/6/2021) kemarin saja sebanyak 20.574 orang terkonfirmasi positif Corona dalam sehari di Tanah Air.

DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus COVID-19 terbanyak, yakni 7.505 kasus pada Kamis (24/6/2021). Ini merupakan rekor tertinggi penambahan kasus harian Corona di ibu kota semenjak pandemi.

Kini total kasus COVID-19 di Indonesia sudah mencapai 2.053.995 kasus. Dari sejumlah kasus tersebut, sebanyak 1.826.504 orang dilaporkan telah sembuh, namun 55.949 lainnya meninggal dunia.

Berikut data peta zona merah Pulau Jawa terbaru per 20 Juni 2021, dikutip dari covid19.go.id

Banten

1. Kota Tangerang
2. Tangerang

DKI Jakarta

3. Jakarta Selatan
4. Jakarta Pusat
5. Jakarta Barat
6. Jakarta Timur

Jawa Barat

7. Bandung
8. Kota Bandung

Jawa Tengah

9. Wonogiri
10. Kudus
11. Kota Semarang
12. Pati
13. Kendal
14. Tegal
15. Semarang
16. Jepara

Jawa Timur

17. Ponorogo
18. Ngawi
19. Bangkalan.

Tiga RS di DKI Jakarta diubah menjadi RS khusus COVID-19

Selain informasi soal peta zona merah Pulau Jawa, ada beberapa update terkait penanganan COVID-19 di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI merubah tiga rumah sakit rujukan pusat DKI Jakarta untuk pasien Corona menjadi RS khusus COVID-19, yakni:

  • Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati
  • RSUP Persahabatan
  • Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso.

"Diharapkan dengan mengonversi ketiga rumah sakit ini memberikan pelayanan full untuk COVID-19, membantu menambah ketersediaan tempat perawatan," kata dr Siti Nadia Tarmizi, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Kamis (24/6/2021).



Simak Video "Kasus Corona Kudus Melejit, Ada Sebaran Mutasi Baru? "
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/kna)