Jumat, 25 Jun 2021 17:46 WIB

Waspada! 200 Kasus COVID-19 Varian Delta Plus Sudah Tersebar di 11 Negara

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Coronavirus. COVID-19. Copy space. 3D Render Foto: Getty Images/BlackJack3D
Jakarta -

Varian Corona Delta Plus ditengarai telah menyebar di sejumlah negara. Para ahli mengungkap telah mendeteksi keberadaan 200 kasus COVID-19 varian Delta Plus di 11 negara.

Dikutip dari CNN, beberapa negara yang telah melaporkan adanya varian Delta Plus di antaranya Amerika Serikat, Inggris, dan India. Para ahli tak merinci lebih lanjut kesebelas negara yang sudah mendeteksi kemunculan varian Delta Plus tersebut.

Varian Delta Plus atau AY.1 menimbulkan sejumlah kekhawatiran karena dianggap jauh lebih menular dibandingkan strain aslinya. Peneliti di seluruh dunia juga melakukan penyelidikan terkait karakteristik varian Delta Plus.

Delta Plus sendiri adalah mutasi dari varian Delta yang pertama kali ditemukan di India pada Februari lalu. Dalam laporan ke Sistem Data Global, India juga melampirkan sampel genome agar pihak terkait dapat melakukan penelusuran lebih lanjut.

Menurut badan pengurutan genom COVID-19 pemerintah India, varian Delta Plus menunjukkan beberapa sifat yang mengkhawatirkan seperti peningkatan penularan, pengikatan yang lebih kuat pada reseptor sel paru-paru, dan potensi pengurangan respons antibodi.

Kementerian Kesehatan India melaporkan mereka menemukan 30 kasus varian Delta Plus yang tersebar di empat negara bagian, yaitu Maharashtra, Madhya Pradesh, Kerala, dan Karnataka.



Simak Video "WHO Tengah Lakukan Penyelidikan Terhadap Varian Corona 'Delta Plus'"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)