Sabtu, 26 Jun 2021 10:05 WIB

Gejala Corona Varian Delta yang Dianggap Mampu Menular dengan Berpapasan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Tenaga kesehatan dari Puskesmas Jurangmangu melakukan tes swab antigen kepada warga di RT RT 7 dan 3 RW 5, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Kota Tangsel, Banten, Senin (7/6/2021). Tes tersebut setelah 7 anggota keluarga di RT tersebut terindikasi positif virus Corona Covid-19, pada pekan lalu. Upaya ini sebagai upaya tracing atau pelacakan untuk menekan penyebaran virus. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Varian Delta yang awalnya ditemukan di India kini telah menyebar di seluruh dunia, salah satunya Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan varian tersebut terdeteksi di lebih dari 80 negara dan terus bermutasi saat menyebar.

Penelitian telah menunjukkan varian ini bahkan lebih menular daripada varian lainnya. Bahkan varian ini disebut bisa menular hanya dalam beberapa detik.

Pejabat WHO juga mengatakan ada laporan bahwa varian Delta menyebabkan gejala yang lebih parah, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi kesimpulan tersebut.

Gejala varian Delta COVID-19

Selama pandemi, ahli di seluruh dunia telah memperingatkan bahwa gejala utama COVID-19 adalah demam, batuk terus-menerus, dan kehilangan rasa atau penciuman dengan beberapa variasi dan tambahan lainnya.

Daftar gejala terbaru CDC, termasuk kelelahan, nyeri otot atau tubuh, sakit kepala, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau pilek, mual atau muntah, dan diare sebagai kemungkinan gejala infeksi.

Sementara itu gangguan pendengaran, gangguan lambung yang parah, dan pembekuan darah yang mengarah ke gangren, gejala yang biasanya tidak terlihat pada pasien Covid, telah dikaitkan oleh dokter di India dengan varian Delta.

"Tahun lalu, kami pikir kami telah belajar tentang musuh baru kami, tetapi itu berubah. Virus ini telah menjadi sangat, sangat tidak terduga," kata salah satu dokter di India, Abdul Ghafur, kepada Bloomberg.

Sakit perut, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, gangguan pendengaran, dan nyeri sendi adalah beberapa penyakit yang dialami pasien COVID-19, menurut enam dokter yang merawat pasien di seluruh India.

Bagaimana mencegah varian Delta?

Tetap disiplin dalam protokol kesehatan jadi kunci untuk mencegah virus Corona, juga varian Delta. Selain itu kurangi kumpul-kumpul, jika memungkinkan pakai masker dobel, dan lakukan vaksinasi segera.

Vaksinasi bisa mencegah penularan dan jika tertular, kebanyakan pasien hanya mengalami gejala ringan.



Simak Video "Kemenkes: Varian Mu dan Lambda Kalah 'Favorit' dengan Varian Delta"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)