Rabu, 30 Jun 2021 09:47 WIB

Viral Buku IPA Tahun 2017 Sebut Virus Corona Tak Bahaya, Ini Lho Maksudnya

Firdaus Anwar - detikHealth
Coronavirus. COVID-19. Copy space. 3D Render Foto: Getty Images/BlackJack3D
Jakarta -

Di media sosial viral video yang menunjukkan nama virus Corona dalam buku pelajaran IPA tahun 2017. Suara pria yang ada dalam video menjelaskan bahwa ini artinya virus Corona sudah ada sejak dulu dan tidak perlu ditakuti.

"Pada bab sistem pernapasan, ini pada bagian B, gangguan sistem pernapasan pada manusia. Pertama influenza, kedua tonsilitis ini penyebabnya sudah tertulis di sini ini penyebabnya Corona virus. Ini sudah ada sejak zaman dulu, anak-anak sudah tahu. Faringitis, sakit faringitis ini penyebabnya juga Corona virus. Sudah ada sejak dulu, tidak usah, ya hati-hati ya tetap, tapi tidak usah terlalu mencekam begitu," ujar sang pria.

Sejarah virus Corona

Dikutip dari WebMD, virus Corona sendiri memang sebetulnya sudah lama diketahui oleh para peneliti. Virus Corona yang menginfeksi manusia pertama kali diidentifikasi pada tahun 1965 menyebabkan gejala ringan mirip pilek.

Hanya saja yang perlu diketahui virus Corona ada berbagai macam. Dalam beberapa tahun sejak pertama kali diidentifikasi, peneliti menemukan jenis-jenis virus Corona lain yang ada pada binatang dan beberapa di antaranya bisa menginfeksi manusia.

Sampai pada tahun 2002 muncul Corona ganas pertama yang membuat heboh dunia yaitu virus severe acute respiratory syndrome (SARS). Virus Corona SARS yang awalnya muncul di China ini menyebar lebih ke 28 negara.

SARS menyebabkan lebih dari 8.000 kasus dan 700 kematian sebelum akhirnya berhasil ditekan pada tahun 2004.

"Virus Corona ini menyebabkan demam, sakit kepala, dan gangguan pernapasan lainnya mulai dari batuk-batuk hingga sulit bernapas," tulis WebMD seperti dikutip pada (30/6/2021).

Jenis Corona berbahaya berikutnya teridentifikasi pada tahun 2012 yaitu virus Middle East respiratory syndrome (MERS). Dibandingkan SARS, MERS memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi namun kemampuan menularnya rendah.

Dari sekitar 2.500 kasus MERS yang dilaporkan ada lebih dari 800 orang meninggal.

Hingga kemudian pada akhir tahun 2019, jenis virus Corona baru yaitu COVID-19 muncul. Virus Corona ini menjadi pandemi dan berbahaya karena kemampuan menularnya yang begitu tinggi menyebabkan banyak orang jatuh sakit dalam waktu bersamaan.

Sistem kesehatan yang tak siap menghadapi lonjakan orang sakit akhirnya kolaps dan menimbulkan banyak korban jiwa.



Simak Video "Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Menuju Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)
d'Mentor
×
dMentor: Awas Manipulasi Robot Trading
d'Mentor: Awas Manipulasi Robot Trading Selengkapnya