POGI: Tak Hanya Pfizer-Moderna, Vaksin Corona Sinovac Juga Aman untuk Bumil

ADVERTISEMENT

POGI: Tak Hanya Pfizer-Moderna, Vaksin Corona Sinovac Juga Aman untuk Bumil

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jumat, 02 Jul 2021 10:30 WIB
Anggota kepolisian berjaga di dekat Envirotainer berisi bahan baku vaksin COVID-19 Sinovac saat tiba di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/5/2021). Sedikitnya 8 juta dosis dalam bentuk bulk vaksin Sinovac pada tahap ke-13 tersebut tiba di Bio Farma untuk diproses dan didistribusikan guna mempercepat rencana vaksinasi sedikitnya 70 persen penduduk atau sekitar 181,5 juta penduduk Indonesia untuk mempercepat kekebalan komunal terhadap COVID-19. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/rwa.
Foto: ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI
Jakarta -

Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) merekomendasikan ibu hamil untuk segera divaksinasi COVID-19. Jenis vaksin COVID-19 yang direkomendasikan sejauh ini termasuk vaksin Pfizer, Moderna, AstraZeneca hingga vaksin Sinovac.

Vaksinasi Corona ibu hamil memakai vaksin Sinovac menurut Sekjen POGI, dr Budi Wiweko, SpOG(K)-FER, MPH terbilang aman. Hal ini berdasarkan hasil uji klinis vaksin Corona Sinovac pada binatang dan interim guidance Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam uji klinis tidak ditemukan binatang yang tengah hamil mengalami gangguan janin atau kondisi lain yang membahayakan kehamilan.

"Kemarin kami mendiskusikan dengan ITAGI dan BPOM, bahwa studi pada animal menjadi dasar kita, juga dari leafletnya who interim guidance bahwa Sinovac itu aman tidak ada efek yang membahayakan pada studi binatang yang hamil jadi tidak ada efek menghambat pertumbuhan janin dan lainnya," kata Budi dalam konferensi pers Jumat (2/7/2021).

Lebih lanjut, ia memastikan penggunaan vaksin-vaksin dengan teknologi inactivated virus tidak memiliki kejadian ikutan pasca imunisasi berat. Seperti misalnya vaksin influenza.

"Bahwa selama ini penggunaan vaksin-vaksin yang berasal dari non-life virus pada bumil itu aman kipinya tidak ada baik itu vaksin influenza," jelas dia.

"Dua hal ini lah yang menjadikan dasar bagi kami untuk merekomendasikan ibu hamil untuk divaksin Corona termasuk dengan jenis vaksin Sinovac," bebernya.

Meski begitu, kondisi ibu hamil yang memiliki diabetes dan penyakit penyerta lainnya tetap perlu melakukan vaksinasi COVID-19 di bawah pengawasan dokter. Hal ini demi meminimalisir risiko yang ada.



Simak Video "Kata Satgas soal Vaksin Covid-19 Umat Islam Akan Diganti yang Halal"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT