ADVERTISEMENT

Senin, 05 Jul 2021 12:08 WIB

DKI Hattrick Rekor COVID-19, Kelurahan Ini Jadi Penyumbang Kasus Aktif Terbanyak

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Bangkok, Thailand - Mar 2020 : Crowd of unrecognizable business people wearing surgical mask for prevent coronavirus Outbreak in rush hour working day on March 18, 2020 at Bangkok transportation Foto: Getty Images/Tzido
Jakarta -

DKI Jakarta tiga kali berturut-turut mencetak rekor penambahan kasus COVID-19 tertinggi di Indonesia. Per Minggu (4/7/2021), ada 10.485 warga positif COVID-19.

Sementara rekor sebelumnya terjadi di Sabtu (3/7/2021) dengan penambahan 9.702 kasus dan Jumat (2/7/2021) mencatat 9.399 kasus. Total kasus aktif Corona di DKI hingga Minggu (4/7/2021) juga melonjak, kian mendekati angka 90 ribu, yaitu 86.994 kasus.

Ada peningkatan 4.611 kasus dibandingkan hari sebelumnya. Beragam varian baru Corona hingga yang teranyar varian Kappa juga ditemukan di DKI Jakarta, memicu penularan COVID-19 lebih cepat.

"Sudah ditemukan (varian) Alpha, Beta, Delta. Tentu dengan adanya varian baru kita harus lebih waspada karena penyebarannya begitu cepat," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti saat ditemui dalam kick off vaksinasi COVID-19 untuk 12-17 tahun di SMAN 20 Jakarta, Kamis (1/7/2021).

Maka dari itu, warga diimbau untuk selalu waspada dan memperketat protokol kesehatan hingga memakai masker rangkap. Adapun penyumbang kasus aktif COVID-19 DKI Jakarta per Minggu (4/7/2021) adalah sebagai berikut.

  1. Kelurahan Pejagalan (Jakarta Utara): 838 kasus
  2. Kelurahan Kapuk (Jakarta Barat): 781 kasus
  3. Kelurahan Sunter Jaya (Jakarta Utara): 772 kasus
  4. Kelurahan Cengkareng Timur (Jakarta Barat): 759 kasus
  5. Kelurahan Cibubur (Jakarta Timur): 732 kasus
  6. Kelurahan Pademangan Barat (Jakarta Utara): 725 kasus
  7. Kelurahan Ciracas (Jakarta Timur): 724 kasus
  8. Kelurahan Palmerah (Jakarta Barat): 698 kasus
  9. Kelurahan Lubang Buaya (Jakarta Timur): 645 kasus
  10. Kelurahan Cengkareng Barat (Jakarta Barat): 613 kasus
  11. Kelurahan Penjaringan (Jakarta Utara): 594 kasus
  12. Kelurahan Pademangan Timur (Jakarta Utara): 577 kasus
  13. Kelurahan Kampung Tengah (Jakarta Timur): 561 kasus
  14. Kelurahan Kelapa Dua Wetan (Jakarta Timur): 551 kasus
  15. Kelurahan Johar Baru (Jakarta Pusat): 535 kasus
  16. Kelurahan Sunter Agung (Jakarta Utara): 528 kasus
  17. Kelurahan Tegal Alur (Jakarta Barat): 528 kasus
  18. Kelurahan Kebon Bawang (Jakarta Utara): 525 kasus
  19. Kelurahan Cipinang Muara (Jakarta Timur): 524 kasus
  20. Kelurahan Halim Perdana Kusumah (Jakarta Timur): 518 kasus
  21. Kelurahan Duri Kosambi (Jakarta Barat): 514 kasus
  22. Kelurahan Kebon Jeruk (Jakarta Barat): 512 kasus
  23. Kelurahan Tugu Utara (Jakarta Utara): 508 kasus
  24. Kelurahan Kebon Pala (Jakarta Timur): 494 kasus
  25. Kelurahan Srengseng (Jakarta Barat): 494 kasus.


Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT