Rabu, 07 Jul 2021 06:12 WIB

Round Up

Saturasi Oksigen 90 Persen, Harus Buru-buru Cari Tabung? Ini Kata Dokter Paru

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Woman hand introduced in a oximeter to check oxygen levels and pulse because Covid-19 pandemic Foto: Getty Images/iStockphoto/Juanmonino
Jakarta -

Oximeter, alat untuk mengukur saturasi oksigen, kini menjadi peranti wajib bagi yang merasa rentan tertular COVID-19. Apa yang harus dilakukan jika saturasi terpantau 90 persen ke bawah?

Normalnya, saturasi oksigen atau kadar oksigen terlarut dalam darah ada di kisaran 95-100 persen. Kurang dari 90 persen, biasanya akan muncul keluhan sesak napas.

Namun pada COVID-19, dikenal istilah happy hypoxia yakni kondisi kekurangan oksigen yang tidak disertai gejala sesak napas. Untuk itulah, keberadaan oximeter saat ini benar-benar penting.

Nah, pada saturasi oksigen berapa persen harus buru-buru mencari suplementasi dengan tabung oksigen?

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), FISR, FAPSR menjelaskan, keluhan sesak napas memang menjadi salah sau kondisi yang mengharuskan suplementasi oksigen. Namun parameter objektifnya tetap kadar oksigen dalam darah.

"Secara objektif parameter juga dapat dinilai dari kadar oksigen dalam darah (PaO2) atau dari saturasi oksigen (SaO2)," jelasnya kepada detikcom, Selasa (6/7/2021).

Pada pengukuran dengan oximeter, dr Agus menyarankan pemberian suplementasi dengan tabung oksigen jika saturasi oksigen sudah kurang atau sama dengan 93 persen. Namun ditegaskan, ini hanya sebagai pertolongan pertama. Selanjutnya tetap harus diupayakan mendapat perawatan di rumah sakit.

Oleh dokter, akan dilakukan pemeriksaan lain termasuk kadar oksigen dalam arteri.

"Dari situ kita bisa menentukan seseorang butuh oksigen apabila kadar oksigen dalam darah arterinya (PaO2) kurang dari 80 persen (hipoksemia). Ada yang ringan, ada yang sedang. Tapi kurang dari 80 persen PaO2 harus diberikan terapi oksigen," kata dr Agus.

Benarkah prone position bisa membantu? Bisa, tetapi tetap hanya sebagai pertolongan pertama. Idealnya, proning juga tetap harus dibarengi suplementasi oksigen dengan tabung.



Simak Video "Menkes: Saturasi Oksigen di Bawah 94 Persen Harus ke Rumah Sakit"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)