Kamis, 08 Jul 2021 08:52 WIB

Round up

WHO Rekomendasikan 2 Obat untuk COVID-19, Ada Ivermectin?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
ilustrasi obat Ilustrasi obat. (Foto: iStock)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membuat rekomendasi obat baru untuk penanganan pasien COVID-19 gejala berat yakni obat radang sendi atau kortikosteroid Actemra dan Kevzara.

Rekomendasi ini didasari oleh data yang memperlihatkan kedua obat ini mampu mengurangi risiko kematian dan kebutuhan ventilator. Studi terkait obat ini melibatkan 10.930 pasien.

"Kami telah memperbarui panduan perawatan perawatan klinis kami untuk mencerminkan perkembangan terbaru ini," kata pejabat Darurat Kesehatan WHO Janet Diaz, dikutip Reuters, Rabu (7/7/2021).

Dalam laman Therapeutics and COVID-19: Living Guideline oleh WHO, mereka menuliskan kortikosteroid sangat direkomendasikan pada pasien COVID-19 gejala parah dan kritis. Namun penggunaannya tetap harus berdasarkan pengawasan dokter.

Bagaimana tidak, kedua obat ini tergolong sangat keras dan dapat memicu efek samping seperti perforasi usus, kanker, liver, sampai hepatitis.

Bagaimana dengan Ivermectin?

Dikutip dari laman resminya, WHO menyebut tidak merekomendasikan Ivermectin pada pasien COVID-19 kecuali dalam konteks uji klinis. Efek Ivermectin pada mortalitas, ventilasi mekanis, rawat inap di rumah sakit, durasi rawat inap, dan pembersihan virus tetap tidak pasti karena belum cukupnya bukti.

"Rekomendasi untuk hanya menggunakan obat dalam pengaturan uji klinis," tulis WHO.



Simak Video "Pfizer Klaim Obat Covid-19 Buatannya Turunkan Rawat Inap-Kematian"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)